Andra Setop Eksodus ASN

1 ASN BOLOS KERJA

BANTENRAYA.CO.ID – Gubernur Banten Andra Soni menyatakan akan menyetop eksodus ASN dari kabupaten kota ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Andra sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian menegaskan akan mendahulukan pegawai di lingkungan Pemprov Banten untuk diangkat menjadi anak buahnya dan mengisi sejumlah kekosongan jabatan eselon II di Pemprov Banten.

Andra mengatakan, dirinya ingin memberikan kesempatan terlebih dahulu kepada para ASN yang ada di Pemprov Banten yang sudah lama berkarir dan mengabdi untuk Pemprov Banten, bukan ASN dari kabupaten kota.

Bacaan Lainnya

Apalagi, kewenangan untuk mengangkat pegawai itu melekat pada Gubernur Banten selaku kepala daerah.

Kenakan Kostum Karnaval Saat Kirab Budaya HUT Kota Serang

“Saya pribadi sebagai gubernur ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada ASN yang telah berkarir di Provinsi Banten,” ujar Andra belum lama ini.

Di sisi lain, Andra juga akan berusaha membatasi perpindahan ASN dari pemerintah kabupaten kota ke Pemprov Banten sebagaimana tersiar selama ini.

Dia beralasan, pemerintah kabupaten kota juga membutuhkan ASN berkualitas, sehingga kalau semua ASN itu pindah ke Pemprov Banten, maka ASN berkualitas di kabupaten kota akan berkurang.

“Saya juga sedang berupaya untuk membatasi proses perpindahan pegawai dari instansi lain atau dari kabupaten kota karena kabupaten kota juga membutuhkan ASN-ASN berkualitas,” kata Andra.

Budi Rustandi, Ratu Rachmatu Zakiyah dan Deden Apriandhi Lepas Kirab Budaya HUT Kota Serang

Andra menegaskan, bila pun Pemprov Banten akan menerima para ASN yang berasal dari pemerintah kabupaten kota, maka akan dipilih yang merupakan orang-orang yang memiliki kemampuan khusus yang tidak dimiliki ASN di Pemprov Banten.

Sebab bila hanya ASN biasa, Andra bilang stoknya di Pemprov Banten masih sangat banyak.

“Ke depan tentu kita basisnya adalah bagaimana ASN yang punya keinginan untuk pindah ke Provinsi Banten itu memiliki kelebihan khusus.

Kalau biasa-biasa saja, di kita juga masih banyak,” ujar mantan Ketua DPRD Provinsi Banten ini.

Kenakan Kostum Karnaval Saat Kirab Budaya HUT Kota Serang

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah berbeda pendapat soal pengisian jabatan kosong eselon II di Pemprov Banten ini.

Menurut Dimyati, Pemprov Banten tetap akan membuka kesempatan kepada ASN-ASN di kabupaten kota untuk pindah ke Pemprov Banten.

Dia bahkan menyebut, kuota untuk ASN di luar Pemprov Banten yang bisa pindah bisa mencapai 10 persen. Sementara 90 persennya diprioritaskan untuk ASN di Pemprov Banten.

“Prioritas tetap di internal (Pemprov Banten), yang eksternal juga kita kasih kesempatan. Kita jangan terlalu eksklusif. Kita harus inklusif.

Budi Rustandi, Ratu Rachmatu Zakiyah dan Deden Apriandhi Lepas Kirab Budaya HUT Kota Serang

Meski demikian, Dimyati juga sepakat dengan Andra bahwa ASN yang akan diterima pindah ke Pemprov Banten hanyalah yang berkualitas.

Pemprov Banten menurutnya perlu orang-orang yang kredibel dan pintar. Bukan orang buangan yang sudah tidak dipakai di kabupaten kota.

“Yang di kabupaten kota kan banyak juga yang bagus-bagus. Jangan yang buangan,” katanya.

Tidak hanya itu, Dimyati juga menyatakan tidak akan menggunakan pejabat-pejabat yang tidak berkualitas dalam kabinet yang akan disusunnya bersama dengan Andra.

Job Fair Kota Serang Ada 30 Perusahaan Buka 800 Lowongan Kerja

Para pejabat yang dianggap tidak berkualitas itu menurutnya adalah yang pasif, yang tidak akuntabel, tidak akseptabel.

“Yang pasif, yang tidak akseptabel, tidak kredibel. Intinya yang tidak Pro DIM, tidak memiliki dedikasi, tidak memiliki integritas, dan tidak melayani,” katanya.

Saat ditanya apakah pejabat-pejabat semacam itu jumlahnya mencapai 50 persen dari jumlah pejabat yang ada, Dimyati hanya menyatakan jumlahnya ada beberapa.

Meski demikian, dia juga berprasangka baik bahwa bisa saja pejabat-pejabat itu berperilaku demikian, karena berada di jabatan atau posisi yang tidak tepat, yang tidak sesuai dengan passion mereka.

Pelayanan Disdukcapil Kota Serang Dialihkan Lantaran Ada Kirab Budaya 

Karena itu, pejabat-pejabat ini perlu ditempatkan di tempat yang cocok.

Sebelumnya, Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan mengungkapkan, saat ini ada kurang lebih 18 jabatan setingkat eselon II di Pemprov Banten yang masih kosong dan masih diisi oleh pelaksana tugas.

Berdasarkan informasi, pelantikan pejabat eselon II ini ditargetkan akan dilakukan pada pertengahan Agustus ini. (tohir)

Pos terkait