BANTENRAYA.CO.ID – Sebelum membuka bisnis makanan, banyak hal yang harus dipersiapkan salah satunya memilih kemasan makanan plastik.
Kemasan makanan plastik dipilih karena cenderung memiliki harga yang murah dan mudah dicari di pasaran hingga toko online.
Selain itu, kemasan makanan plastik juga dinilai simpel dan ringan. Sehingga ketika menimbang untuk dikirim ke luar kota akan lebih murah.
Dalam memilih kemasan produk atau biasa disebut dengan packaging, penjual harus berhati-hati karena akan memengaruhi performa daya jual.
BACA JUGA: 5 Rekomendasi Hotel Murah di Padang Barat Mulai Rp40 Ribu an dengan Fasilitas dan Kamar Bikin Nyaman
Salah satu fungsi kemasan betujuan untuk mempercantik suatu produk agar terlihat menarik di mata konsumen, hal itu dapat menarik daya jual suatu produk.
Walaupun dengan kemasan plasti dapat mempercantik daya jual dengan banyak berbagai model dan gambar, ditambah dengan harganya yang bersahabat, penjual tidak boleh menyepelekan daya simpan produk tersebut.
Kemasan berbahan plastik dapat memengaruhi daya simpan atau tanggal kadaluwarsa suatu produk, apalagi yang dijual merupakan produk makanan.
Jika daya simpan tidak tahan lama dan tidak bagus, hal tersebut akan memengaruhi performa jual dan membuat konsumen kurang tertarik membeli produk tersebut.
Sebelum memilih kemasan plastik untuk berbisnis, simak 8 jenis kemasan makanan plastik yang aman dan menarik dilansir dari laman go.ukm.id:
1. Vakum Bag
Vakum bag terbuat dari barier Nylon. Tidak ada udara dalam kemasan dan udara di luar juga tidak bisa masuk. Vakum bag cocok untuk produk makanan seperti seafoof, daging, kacang, beras, sosis dan lainnya.
Saat divakum, udara yang keluar akan mencegah proses oksidasi yang biasanya didapat dari kuman dan bakteri yang masuk sehingga menyebabkan makanan mudah basi dan tidak tahan lama.
2. Stand Pouch Cairan
Stand pouch cairan ini memiliki bahan anti bocor sehingga cocok untuk produk berbahan cair seperti saus, kecap, mayonaise, dan lainnya.
Pouch tersebut juga bisa berdiri sendiri sehingga tidak gampang tumpah saat dikemas dalam jumlah yang banyak.
Stand pouch cairan ini juga bisa divakum untuk menghilangkan gelembung udara di dalam kemasan.
3. Zipper Stand Up
Zipper stand up memiliki kemasan yang tebal dan bening sehingga produk makanan akan terlihat.
Kemasan ini sangat sering kita jumpai karena banyak dari konsumen yang menyukai desain zipper stand up yang tidak mudah tumpah.
Zipper stand up cocok untuk makanan ringan seperti kacang almond, keripik, kopi dan tidak cocok untuk cairan.
4. Zipper Pouch
Berbeda dengan zipper stand up, zipper pouch tidak berdiri dan harus digunting terlebih dahulu untuk bisa membuka zipper.
Karena itu kemasan ini aman untuk dikirim jarak jauh. Plastiknya sama bening sehingga produk dapat terlihat jelas.
Kemasan ini cocok untuk makanan ringan seperti kue kering, keripik, kopi, abon, dan lainnya namun tidak cocok untuk berbahan cair.
5. Kombina//si Stand Up
Sesuai dengan namanya, kombinasi stand up merupakan kemasan dengan berbagai kombinasi.
Berbahan alumunium foil, kemasan ini mampu menjaga produk dari sinar matahari dan oksigen.
Tak ketinggalan dilengkapi zipper yang dapat dibuka dan ditutup kembali dengan plastik bening yang dapat memperlihatkan produk dengan jelas.
6. Kombinasi Pouch
Kombinasi pouch terbuat dari plastik OPP dan metal di bagian belakang. Karena itu mampu menjaga dari sinar matahari dan oksigen.
Kemasan ini selain dapat mengemas makanan ringan, dapat juga mengemas kerupuk dan ikan.
7. Pouch Full
Pouch Full terbuat dari alumunium foil yang dapat menjamin kualitas produk dengan baik.
Produk makanan dapat bertahan lama dengan rasa dan kualitas yang sama ketika baru dimasukkan.
8. Plastik Shrink Film
Memiliki tiga jenis yaitu PVC Shrink, POF Shrink dan PE Shrink. Kemasan plastik ini sering dijumpai untuk membungkus buah-buahan.
Kemasan ini tidak cocok untuk dikirim jarak jauh melainkan cocok jika hanya dijual langsung karena bisa terhindar dari kotoran dan debu.