BANTENRAYA.CO.ID – Syarifah Fadiyah Alkaff, yang tengah memperjuangkan keadilan bagi neneknya nenek Hafsah, kini menarik perhatian Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Harapan bantuan dari Prabowo Subianto tidak lain untuk menyelesaikan keluhan anak SMP tersebut yang belum mendapatkan kejelasan penyelesaiannya oleh Pemerintah Kota Jambi hingga tanggal 27 Juli 2023.
Melalui akun Twitter @dydyaa2 pada tanggal 26 Juli 2023, Syarifah Fadiyah membuat sebuah thread yang menandai Prabowo Subianto dan mengungkapkan keluhan mengenai masalah yang sedang dihadapinya.
Dalam cuitannya, Syarifah menyampaikan kekhawatiran atas ketidakjelasan penyelesaian kasus Nenek Hafsah dengan perusahaan Cina yang merampas hak neneknya tanpa pertanggungjawaban dari pihak berwenang.
Dalam cuitannya, Syarifah Fadiyah juga menunjukkan ketidakyakinannya terhadap janji yang diucapkan oleh Presiden Joko Widodo, yang seolah-olah belum dibuktikan dengan tindakan nyata dalam menyelesaikan masalah ini.
Ia menulis, “Nenek kami Hafsah, seorang rakyat kecil dan pejuang kemerdekaan RI, telah ditindas dan haknya diambil oleh perusahaan China dan pemerintah tanpa bertanggung jawab sampai saat ini. Apakah Jokowi peduli? Bahkan sampai berjanji tidak ada buktinya.”
Menarik perhatian, pada tanggal 26 Juli 2023, diketahui bahwa Prabowo Subianto berada di Jambi, tengah menghadiri Rakernas Apdesi.
Syarifah Fadiyah melihat kesempatan ini dan mengundang Menteri Pertahanan tersebut untuk datang ke rumahnya.
Ia menulis, “Nah, apakah Pak Prabowo tidak mengetahui juga bahwa Pak Jokowi, sama seperti pejabat lainnya, hanya berjanji tetapi sampai saat ini tidak ditepati? Kemana saja Bapak Prabowo selama ini? Kalau Bapak masih di Jambi ayo pak bertamu ke rumah nenek Syarifah.”
BACA JUGA: Senang Jalan Selesai Dibangun, Warga Sindangresmi dan Anggota DPR RI Babacakan di Tengah Jalan
Namun sayangnya tidak ada jawaban dari media sosial, ajudan, bahkan mulut Prabowo Subianto terkait keluhan Syarifah Fadiyah.
Kemungkinan keluhan Syarifah Fadiyah tidak sampai ke Prabowo Subianto karena kesibukannya dengan hal yang lain.
Klarifikasi publik dari Mahfud MD juga masih ditunggu oleh Syarifah Fadiyah, agar meluruskan tuduhan yang dilontarkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.***







