BANTENRAYA.CO.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang pada tahun 2025 telah membangun rumah tidak layak huni (Rutilahu) menjadi rumah layak huni sebanyak 138 unit.
Adapun anggaran yang dihabiskan untuk membangun rutilahu tersebut mencapai Rp3.447.500.000.
Ketua Baznas Kabupaten Serang Badrudin mengatakan, rutilahu yang dibangun tersebut terdiri dari program Kampung Baznas di Kecamatan Jawilan 20 unit dan di Kecamatan Kopo 20 unit.
“Total anggaran Rp1 miliar per unit mendapat bantuan Rp25 juta,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27 Januari 2026).
BACA JUGA : Ribuan Honorer Banten Terancam Dirumahkan
Baznas Kabupaten Serang juga membangun rutilahu di 27 unit di 27 kecamatan dengan total anggaran Rp675 juta,
bedah rumah cadangan sebanyak 21 unit dengan total anggaran Rp525 juta, pembanguan rutilahu dari infak ASN 23 unit dengan total anggaran Rp575 juta,
rutilahu amil sebanyak 21 unit dengan total anggaran Rp525 juta serta pembangunan rutilahu dari Baznas Provinsi Banten 5 unit dan dari Baznas pusat 1 unit senilai Rp22,5 juta.
“Alhamdulillah pembangunannya sudah selesai semua. Rutilahu yang kita bangun datanya dari DPRKP (Dinas Perumhanan Rakyat dan Kawasan Permukiman).
BACA JUGA : Granoolize: Tempat Ngopi dengan Smoking Room yang Adem
Program rutilahu Baznas ini bekerja sama dengan pemerintah daerah dan Baznas setiap tahun menganggarkan,” katanya.
Badrudin menjelaskan, dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun Baznas Kabupaten Serang benar-benar dimanfaatkan untuk masyarakat, salah satunya dengan adanya program pembangunan rutilahu tersebut.
“Masyarakat sangat terbantu dengan program ini, apalagi kalangan masyarakat miskin yang tidak punya modal untuk membangun sendiri,” paparnya.
Pada tahun 2026 ini Baznas Kabupaten Serang juga telah merencanakan pembanguan rutilahu sebanyak 137 unit dengan total anggaran Rp3.425.000.000.
BACA JUGA : Robinsar Tutup Delapan Tambang
“Yang tahun 2026 ini sudah ada beberapa yang sedang proses pembangunan. Insya Allah masyarakat sangat terbantu dengan program ini,” tuturnya.
Selain membangun rumah layak huni, Baznas Kabupaten Serang juga menyalurkan bantuan untuk korban bencana di sejumlah kecamatan seperti di Kecamatan Ciruas, Lebakwangi, Binuang, Cikande, Padarincang, dan beberapa kecamatan lain.
“Kita memberikan bantuan uang tunai, biar masyarakat bisa menggunakan sesuai kebutuhan mereka,” ungkapnya.
Ia menungkapkan, target penerimaan ZIS pada tahun 2026 mengalami kenaikan menjadi Rp30,3 miliar.
“Tahun 2025 kemarin kita tidak mencapai target sekitar Rp700 juta karena dari sertifikasi guru sudah tidak masuk lagi,” katanya. (tanjung)






