BANTEN RAYA.CO.ID – Masita Healthy Training Center bersama Klinik Masita telah menggelar pelatihan Kebidanan Komplementer terintegrasi prenatal di Aula Klinik Masita di Jalan Cik Ditiro, Lingkungan Kadipaten, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Cilegon, Banten.
BACA JUGA : Anak Di-bully Fisik, Perlukah Mengajarkan Anak agar Melawan dan Membalas? Ini Kata Ustaz Khalid Basalamah
Pelatihan kebidanan komplementer tersebut berlangsung selama tiga hari mulai dari 1—3 Juni 2023 dan diikuti oleh peserta yang berprofesi dokter, bidan, dan terapis pendamping persalinan.
Pemilik Klinik Masita, Bidan Masita mengatakan, kegiatan pelatihan kebidanan komplementer bertujuan mengajarkan masyarakat khususnya tenaga kesehatan atau nakes, dosen kebidanan, dan pendamping persalinan dalam meningkatkan skill atau kemampuan komplementer yang terintegrasi dengan prenatal.
“Sasaran pelatihan kebidanan komplementer ini memang para dokter, perawat, bidan, dosen kebidanan dan keperawatan, dan terapis pendamping persalinan. Termasuk mahasiswi kesehatan dan tenaga kesehatan lainnya,” katanya.
Selain itu, Masita mengungkapkan tujuan pelatihan kebidanan komplementer lainnya adalah untuk membantu pemerintah dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) dengan cara memberikan pelayanan yg berkualitas secara holistic dan terpadu.
“Latar belakang pelatihan kebidanan komplementer ini berawal dari penelitian kecil-kecilan yang saya lakukan di Klinik Masita,” tuturnya.
Masita menjelaskan, melalui pendekatan yang holistik ternyata pasien lebih merasa nyaman dan merasa lebih banyak terbantu.
“Dengan pelayanan holistik, pasien merasa lebih dimanusiakan, disayangi, dihargai, serta kami dinilai lebih bertanggung jawab kepada pasien dan keluarganya,” terangnya.
Masita berharap dengan terselenggaranya pelatihan kebidanan komplementer bisa mencetak generasi nakes yang mendukung secara holistik yaitu melayani pasien dengan melakukan pendekatan spiritual, psikis, dan fisik.
Masita menuturkan jika pelatihan kebidanan komplementer tersebut sudah terselenggara selama 5 angkatan sejak digelar pada 2020 lalu.
“Yang pertama itu pesertanya bidan dan mahasiswi, kedua itu bidan semua, yang ketiga sama keempat itu yang ikut bidan dan dokter. Yang kelima yang baru saja selesai itu ada bidan, dokter, dan terapis pendamping persalinan atau doula,” katanya.
BACA JUGA : Pokmas Ciwaduk Selesaikan Renovasi 3 Rutilahu, Ketua Pokmas : Sekarang Lebih Layak!
Untuk kedepannya, Masita mengaku akan terus melaksanakan pelatihan kebidanan komplementer.
“Nanti akan kami laksanakan kembali, yang mu ikut bisa daftar di Klinik Masita,” ucapannya. ***