BANTENRAYA.CO.ID – Sepanjang 407 kilometer jalan lingkungan di Kota Serang dibangun oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
Pembangunan 407 jalan lingkungan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, karena dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat dan mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di Kota Serang.
Peresmian program pembangunan tersebut dilakukan secara serentak di Lingkungan Jaga Baya, Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu (23 September 2026).
Pembangunan infrastruktur jalan lingkungan bukan sekadar perubahan fisik, karena akses yang sebelumnya kurang nyaman kini memberikan kemudahan mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
BACA JUGA : Radar Banten Awards 2026 Dorong Perusahaan Tak Sekadar Kejar Untung
Acara peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni, Walikota Serang Budi Rustandi, dan jajaran legislatif dari DPRD Provinsi Banten serta DPRD Kota Serang.
Walikota Serang Budi Rustandi mengapresiasi kepada Pemerintah Provinsi Banten, khususnya Gubernur Banten Andra Soni serta anggota DPRD yang turut mendorong pembangunan di wilayah Kota Serang.
“Atas nama Pemerintah Kota Serang dan masyarakat Kota Serang, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Gubernur Banten, Bapak Andra Soni, dan anggota DPRD Provinsi maupun Kota Serang,” ujar Budi, kepada wartawan.
Menurut dia, pembangunan infrastruktur jalan itu menjadi energi positif bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi dalam memastikan pembangunan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
BACA JUGA : Dorong Kemudahan Transaksi, bank bjb dan KAI Commuter Integrasikan Ekosistem Pembayaran
Budi menilai sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota dan DPRD menjadi bagian penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan.
“Ketika pembangunan di setiap daerah berjalan bersama, insyaallah kemajuan Banten akan semakin kuat dan merata,” ucap dia.
Ia juga mengapresiasi respons positif masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur tersebut.
Menurut Budi, kondisi jalan yang semakin baik langsung dirasakan warga karena mempermudah akses dan aktivitas masyarakat.
BACA JUGA : SMKN 1 Kota Serang Perkuat Kompetensi Guru Lewat In House Training
“Dengan jalan yang bagus transportasi kendaraan menjadi lebih lancar,” katanya.
Masih di lokasi yang sama, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, pembangunan infrastruktur lingkungan merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan manfaat pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Ia menyebut sepanjang tahun anggaran 2025, Pemprov Banten melalui Dinas Perkim telah membangun sekitar 407 kilometer jalan lingkungan yang tersebar di berbagai wilayah Provinsi Banten.
Angka tersebut juga tercatat dalam keterangan resmi Pemprov Banten. Pada 2025, pembangunan jalan lingkungan disebut mencapai 407 kilometer, dengan pelaksanaan tersebar di berbagai kabupaten/kota.
BACA JUGA : Tinggi GAK Kini Capai 149 MDPL
Menurut Andra, pembangunan tersebut berangkat dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui berbagai jalur, termasuk pemerintah daerah maupun anggota DPRD saat menjalankan fungsi penyerapan aspirasi masyarakat.
“Jalan ini dibangun karena diusulkan oleh masyarakat,” kata Andra.
Ia menjelaskan, aspirasi tersebut kemudian dibahas dalam proses perencanaan dan penganggaran pemerintah hingga akhirnya direalisasikan menjadi program pembangunan.
Andra mengatakan, pembangunan jalan lingkungan tidak berdiri sendiri, tetapi merupakan bagian dari proses panjang yang melibatkan masyarakat, pemerintah daerah, DPRD dan Pemerintah Provinsi Banten.
BACA JUGA : Pencarian Jurnalis Hilang Dilanjut
Selain jalan lingkungan, ia juga menyinggung pembangunan drainase sebagai bagian penting dalam peningkatan kualitas kawasan permukiman.
Andra menjelaskan, keberadaan drainase memiliki fungsi utama untuk mengalirkan air sehingga dapat mendukung kualitas lingkungan dan mengurangi persoalan genangan.
“Drainase itu untuk keperluan menyalurkan air,” jelas Andra.
Ia menginginkan pembangunan infrastruktur lingkungan tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyelesaian pekerjaan fisik.
BACA JUGA : Unsera Tawarkan Kuliah Kilat Lulus Sarjana Hanya 1,5 Tahun
Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Bagi Kota Serang, pembangunan tersebut sekaligus memperkuat konektivitas kawasan permukiman dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan dasar masyarakat,” terang dia.
Langkah tersebut, kata Andra, menjadi bagian dari agenda pembangunan Kota Serang ke depan, di mana peningkatan kualitas permukiman, infrastruktur jalan dan penguatan transportasi diharapkan dapat berjalan secara beriringan.
“Dengan kolaborasi antara Pemprov Banten dan Pemkot Serang, pembangunan di tingkat lingkungan diharapkan tidak hanya menghadirkan jalan yang lebih baik, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat,” tandasnya. (harir)





