Warung Makan Ibu Lampung Tempat Sarapan Favorit warga Serang

Warung Makan Ibu Lampung Tempat Sarapan Favorit warga Serang
TERJANGKAU dan NIKMAT: Pemilik Warung Makan Ibu Lampung Zainab, menyajikan hidangan sarapan untuk para pelanggan setianya di Komplek Perumahan RSS Pemda, di Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (15 Oktober 2026).

BANTENRAYA.CO.ID – Berdiri lebih dari 20 tahun di Kota Serang, Warung Makan Ibu Lampung yang nampak sederhana, menjadi tempat favorit para pencinta sarapan lezat dan terjangkau.

Pemilik usaha Zainab yang asli berasal dari Lampung, mengungkapkan bahwa hobinya memasak menjadi alasan utama ia mendirikan usaha ini.

“Karena Ibu hobi memasak, hobi di dapur, jadi terus bertahan dengan usaha ini,” kata Zainab kepada Bantenraya.com, di Komplek Perumahan RSS Pemda, Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (15 Oktober 2026).

Salah satu keunggulan utama Warung Makan Ibu Lampung terletak pada kualitas dan kesegaran masakannya.

BACA JUGA : MBG Tak Efektif Turunkan Stunting

Berbeda dari tempat lain, hidangan dan gorengan di sini dimasak dan digoreng secara langsung begitu pembeli datang sehingga selalu tersaji dalam keadaan panas.

“Jadi kita masak menu disini dadakan, gorengan yang disajikan bahkan masih panas, sehingga lebih nikmat saat disantap,” paparnya.

Bagi para pencari sarapan, warung ini menawarkan menu andalan seperti nasi uduk, kupat tahu, dan ketupat sayur.

Sementara itu, untuk lauk pauk pendampingnya, Zainab menyediakan pilihan yang sangat beragam mulai dari rendang, bandeng pesmol, ayam asam manis, hingga berbagai olahan ikan, serta masakan sayur lainnya.

BACA JUGA : Janda Tipu 10 Pencari Kerja PT Lotte

Selain rasa hidangannya yang menggugah selera, harga yang ramah di kantong menjadi alasan pelanggan setia bertahan.

Untuk menikmati seporsi nasi uduk atau ketupat sayur tanpa telur, pembeli cukup merogoh kocek sebesar Rp7 ribu saja, sedangkan jika ditambah dengan telur harganya menjadi Rp12 ribu.

“Sama seperti menu lain juga untuk ketupat sayur yang kita jual ini harganya sangat terjangkau,” ujarnya.

Selain melayani pembeli di tempat, Warung Makan Ibu Lampung juga menerima pesanan katering, meski tidak setiap hari melayani pesanan tersebut.

BACA JUGA : Dosen dan Mahasiswa Unpam Dorong UMKM Optimalkan Biaya dan Tingkatkan Laba Usaha

Harga katering yang ditawarkan pun bervariasi tergantung tambahan menu yang dipesan, dengan kisaran harga mulai dari Rp25 ribu untuk menu ayam hingga Rp30 ribu untuk menu rendang.

Bagi masyarakat yang ingin mencicipi hidangan hangat buatan Zainab, pastikan untuk datang lebih awal.

Warung ini memiliki jam operasional yang cukup singkat setiap harinya, yakni mulai buka pukul 06.30 WIB dan biasanya sudah harus tutup pada pukul 11.00 WIB karena masakannya yang laris manis.

“Kalau dulu bisa lebih dari 10 liter kita buat, sampai jam 11 siang, rata-rata kita menjual sekitar 150 porsi setiap hari,” kata Zainab. (Raden)

Pos terkait