Perputaran Uang Wisata Mancing di Pulau Tunda Rp120 Juta Per Pekan

Perputaran Uang Wisata Mancing di Pulau Tunda Rp120 Juta Per Pekan
CUAN GEDE: Perahu nelayan yang bersandar di dermaga Pulau Tunda untuk disewakan kepada para pemancing.

BANTENRAYA.CO.ID – Destinasi wisata memancing di Pulau Tunda, Kabupaten Serang menjadi salah satu spot favorit bagi para pecinta joran melengkung di wilayah Banten dan sekitarnya.

Hal ini menjadi berkah tersendiri bagi penduduk di Pulau Tunda.

Dalam sepekan, perputaran ekonomi dari sektor tersebut terjadi transaksi hingga Rp120 juta. Hal itu diperoleh dari jasa sewa kapal nelayan kepada para pemancing.

Kepala Desa Wargasara Pulau Tunda Hasim mengatakan, hampir 85 persen masyarakat di Pulau Tunda berprofesi sebagai nelayan dan mayoritas menyewakan jasa perahu untuk memancing.

Sungai Cibanten Kasemen Kota Serang Surut

“Kalau di sini ada 30 perahu, paling sedikit perpekan itu bisa keluar semua, satu kapal perahu ini biaya rata-rata Rp4 juta.

Ini yang jadi mata pencaharian utama warga, bisa sampai 50-70 orang, tergantung dari cuaca laut,” kata Hasim kepada Banten Raya, Minggu (29 Juni 2025).

Menurutnya, perairan di sekitar pulau ini kaya akan ikan karang seperti kakap dan trevally, tersebar di kedalaman 3-65 meter

“Kalau spot yang favorit pemancing itu berada di daerah utara Pulau Tunda umum disitu, namun bisa disesuaikan dengan keinginan penyewa juga, dan perahu biasanya disewa 24 jam,” paparnya.

Wahyu Nurjamil, Bantu Wartawan Rekam Suara Walikota

Selain wisata memancing, di Pulau Tunda juga menawarkan wisata snorkeling dengan melihat biota laut dan terumbu karang yang masih terjaga dengan baik.

“Snorkeling Ini juga menjadi salah satu unggulan yang kami miliki, kalau pengunjung mau datang bisa ikut paket tur dengan harga Rp500-700 ribu, termasuk tempat menginap juga ada,” jelas Hasim.

Pihaknya berharap, pemerintah dapat melakukan pembenahan, terutama dari sisi infrastruktur listrik yang baru menyala 12 jam dan jaringan internet.

“Ini semua penting untuk kemajuan SDM di Pulau Tunda yah, terutama jaringan internet agar masyarakat maupun pengunjung yang datang bisa lebih nyaman.

Wahyu Nurjamil, Bantu Wartawan Rekam Suara Walikota

Karena wilayah yang sulit dijangkau kami sangat berharap pemerintah membantu dari segi apapun,” tuturnya.

Sebagai informasi, pulau tunda memiliki luas 300 hektare dengan jumlah penduduk sebanyak 440 kepala keluarga. (raden)

Pos terkait