Kecelakaan Tunggal Pick Up Nyebur ke Sungai di Kragilan, Satu Penumpang Tewas

Kecelakaan tunggal mobil pick up nyebur ke sungai di Kragilan, Kabupaten Serang pada Minggu, 31 Agustus 2025. (Dari Kepolisian untuk Banten Raya)

BANTENRAYA.CO.ID – Sebuah mobil picku up yang mengangkut 12 orang buruh bangunan terjun ke sungai di Jalan Raya Irigasi Sentul-Pamarayan, Kampung Nagreg, Desa Dukuh, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang pada Minggu, 31 Agustus 2025 malam.

Akibatnya seorang penumpang tewas di lokasi kejadian.

Kasatlantas Polres Serang AKP Fery Oktaviari Pratama mengatakan, kecelakaan tunggal di Jalan Raya Irigasi Sentul-Pamarayan itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Insiden itu mengakibatkan seorang penumpang bernama Ridwan berusia 24 tahun meninggal dunia.

BACA JUGA: 650 Orang Tewas Kecelakaan

“Korban meninggal warga Cisait Muncang, Desa Cisait, Kecamatan Kragilan,” katanya saat dikonfirmasi, Senin, 1 September 2025.

Fery menjelaskan, berdasarkan keterangan yang diperolehnya, mobil Daihatsu pickup yang dikemudikan Sukirno berusia 24 tahun mengangkut belasan penumpang melaju dari arah Sentul menuju Pamarayan.

Namun, sesampainya di lokasi kejadian, mobil tiba-tiba oleng ke kiri.

BACA JUGA: Anggota Polsek Kramatwatu Meninggal Dunia Pasca Alami Kecelakaan di Jalan Raya Serang-Cilegon

“Informasi yang kami dapat, sopir membanting stir ke kanan saat papasan dengan kendaraan dari arah berlawanan namun kendaraan tidak bisa dikendalikan dan masuk ke sungai,” jelasnya.

Ferry menerangkan, setelah tenggelam dalam sungai, sopir bersama 11 penumpang lainnya berhasil menyelamatkan diri dengan cara keluar dari dalam mobil.

“Namun satu korban tidak dapat menyelamatkan diri, karena terjepit badan kendaraan,” terangnya.

Atas kondisi itu, Ferry menjelaskan, pihaknya bersama anggota Polsek Kragilan dibantu petugas BPBD Kabupaten Serang dan masyarakat berusaha mengevakuasi jasad korban dari dasar sungai.

BACA JUGA: Antisipasi Kecelakaan, Putar Balik Jalan Syech Nawawi Albantani Ditutup

“Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD dr Drajat Prawiranegara. Untuk sopir dan 11 penumpang hanya mengalami luka ringan,” jelasnya.

Ditempat lain, Kapolsek Kragilan Kompol Entang Cahyadi mengatakan, belasan penumpang itu merupakan warga Kampung Cisait Muncang yang bekerja sebagai buruh bangunan di Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang.

“Kedua belas korban merupakan buruh bangunan satu kampung yang akan bekerja di Pamarayan. Kasus kecelakaan tunggal itu sudah ditangani Unit Gakkum Polres Serang,” tandasnya. (darjat)***

Pos terkait