BANTENRAYA.CO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Dindikbud Kota Serang resmi meliburkan dan memberlakukan pembelajaran jarak jauh atau PJJ untuk seluruh sekolah dari mulai jenjang PAUD, SD hingga SMP se Kota Serang.
Pembelajaran jarak jauh ini mulai diberlakukan pada, Senin 1 September hingga Kamis 4 September 2025.
Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi terkait situasi keamanan kota pasca serangkaian demo yang terjadi di beberapa titik Kota Serang.
Kebijakan ini tertuang dalam surat imbauan yang dikeluarkan oleh Dindikbud Kota Serang.
Surat imbauan ini ditujukan kepada seluruh Kepala Satuan Pendidikan di lingkungan Pemkot Serang.
BACA JUGA: 50 Sekolah di Banten Ajukan Izin Pembelajaran Daring
Dalam surat imbauan tersebut terdapat tiga poin yang disampaikan.
Pertama, melaksanakan KBM sesuai ketentuan dengan memperhatikan keamanan dan kenyamanan belajar bagi seluruh warga sekolah menggunakan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) mulai hari Senin sampai dengan Kamis tanggal 1 sampai dengan 4 September 2025.
Kedua, meningkatkan pengawasan kepada murid dan PTK guna menghindari kegiatan yang berpotensi mengganggu ketentraman dan ketertiban umum di masyarakat.
Ketiga, mengimbau kepada seluruh warga sekolah untuk bijak dalam menggunakan media sosial sehingga dapat mendukung kondusifitas di masyarakat.
BACA JUGA: Antisipasi Dampak Aksi Massa, Sekolah di Banten Lakukan Pembelajaran Daring
Walikota Serang Budi Rustandi mengatakan, sekolah diliburkan karena kebijakan nasional.
“Dalam rangka untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan mungkin dampak dari pusat,” ujar Budi, kepada Bantenraya.com.
Sekretaris Dindikbud Kota Serang Evie Shofiyah Usman mengatakan, pembelajaran tetap dilaksanakan oleh siswa-siswi hanya saja dilakukan dengan cara jarak jauh.
“Bukan libur, belajar jarak jauh. Bisa daring bisa tugas mandiri. Demi keamanan dan keselamatan peserta didik,” ujar Evie, kepada Banten Raya.
BACA JUGA: Pembentukan Lembaga Anti Kekerasan di Sekolah di Banten Disebut Hanya Formalitas
Pemberlakuan pembelajaran jarak jauh hanya berlangsung selama empat hari.
“Mulai hari ini sampai dengan Kamis,” ucap dia.
Ia berharap kondusivitas wilayah di Kota Serang khususnya kembali kondusif, sehingga pembelajaran normal di ruang kelas bisa dilaksanakan kembali.
“Semoga segera nyaman kembali,” harapnya. (harir)***







