BANTENRAYA.CO.ID – Kuota program mudik gratis tahun 2026 yang disediakan Pemerintah Provinsi Banten ludes di hari pertama pembukaan. Bahkan, di beberapa daerah, kuota langsung habis hanya 4 menit setelah pendaftaran online dibuka.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Tri Nurtopo, membenarkan cepat habisnya kuota mudik gratis tersebut.
Secara keseluruhan, hingga Rabu (18 Februari 2026) pukul 13.00 WIB, kuota mudik gratis Pemprov Banten telah terisi sepenuhnya.“Sudah penuh. Untuk sementara kita tutup,” ujar Tri.
Diketahui, Pemprov Banten menyediakan 900 kuota mudik gratis untuk warga Provinsi Banten pada tahun 2026.
BACA JUGA : Menteri Koperasi Minta Koperasi Perangi Bank Keliling
ini melayani perjalanan ke lima provinsi, yaitu Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kota tujuan utama mudik gratis ini antara lain Palembang, Purwokerto, Solo, Surabaya, Tasikmalaya, Cirebon, hingga wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Pendaftaran mudik gratis dibuka pada Rabu, 18 Februari 2026, mulai pukul 00.01 WIB secara daring melalui laman resmi [https://jawaramudik.bantenprov.go.id](https://jawaramudik.bantenprov.go.id).
Peserta diwajibkan memiliki KTP Provinsi Banten dan belum terdaftar dalam program mudik gratis dari instansi lain.
BACA JUGA : Dari Persiapan hingga Kemandirian, bank bjb Hadirkan Solusi Pensiun Produktif
Tri mengungkapkan, setiap tahun animo masyarakat untuk mengikuti program mudik gratis sangat tinggi.
Namun, karena keterbatasan anggaran, kuota yang disediakan hanya sampai 900 orang. Tahun ini, kuota menurun dibandingkan 2025 yang mencapai lebih dari 1.000 orang.
Kuota 900 ini sama seperti yang disediakan pada 2023, saat program mudik gratis pertama kali diluncurkan.
Saat ini, pendaftaran ditutup sementara untuk proses verifikasi data peserta, yang akan dilakukan selama dua hari mulai hari ini.
BACA JUGA : Gubernur Perintahkan RS Tak Tolak Pasien
Siswoyo dan Tri Lilik Lasmiati, warga Kota Serang, yang semula berencana mudik ke Ngawi, Jawa Timur, melalui program mudik gratis Pemprov Banten, terpaksa menunda harapannya.
Padahal, mereka sudah bersiap mendaftarkan diri tepat pukul 00.00 WIB.
Namun, hanya berselang empat menit sejak pendaftaran dibuka, kuota mudik gratis ke kampung halaman mereka langsung habis. Sistem memberi notifikasi bahwa kota tujuan, yaitu Ngawi, telah penuh.
“Informasi! Maaf kuota untuk kota tujuan tersebut sudah habis,” begitu pengumuman yang tampil di layar ponsel Siswoyo. Akibatnya, ia gagal ikut dalam program mudik gratis Pemprov Banten. (Tohir)







