BANTENRAYA.CO.ID – Baru-baru ini warga net digegerkan dengan isu pembobolan 337 juta data Dukcapil yang ternyata diduga ada situs gelap.
Kasus pembobolan 337 juta data Dukcapil ini telah menjadi ramai diperbincangkan oleh warga net hingga trending di Twitter karena melibatkan data warga Indonesia.
Diduga kebocoran data Dukcapil ini terdapat transaksi gelap penjualan 337 juta data Dukcapil dengan harga rendah di Breach Forum.
Informasi ini pertama kali diungkap melalui akun Twitter @DailyDarkWeb, dan kemudian dibagikan ulang oleh Teguh Aprianto, pendiri Ethical Hacker Indonesia.
BACA JUGA : Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam 1 Muharam 1445 Hijriyah 2023 Dengan Bahasa Arab Beserta Terjemahannya
“Kali ini yang bocor adalah data kita semua di Dukcapil sebanyak 337 juta data,” tulis Teguh di akun Twitter-nya, Senin, 17 Juli 2023.
Mereka diduga telah membocorkan sekitar 337 juta data dari Dukcapil, termasuk informasi seperti nama, NIK No KK, tanggal lahir, alamat, nama ayah, nama ibu, NIK ayah, NIK ibu, nomor akta lahir/nikah, dan sebagainya.
Selain itu tangkapan layar tarnsaksi gelap dari salah satu situs kejahatan siber terkait kasus ini dibagikan oleh akun Twitter @DailyDarkWeb dan Teguh Aprianto.
Sebelumnya dalam website dark web akun Bjorka telah menjual 34 juta data paspor warga indonesia dengan harga rendah.
BACA JUGA :MPLS SD 4 YPWKS Cilegon Berjalan Meriah, Siswa Baru Sangat Antusias
Namun, baru-baru ini aktivitas ini baru terdeteksi oleh para pegiat keamanan siber telah menemukan kembali transaksi gelap yang melibatkan 337 juta data Dukcapil.
Lantas siapa yang menjual 337 juta data Dukcapil dengan harga murah tersebut?
Munkin pertanyaan tersebut saat ini telah menjadi cuatan para netizen dengan mempertanyakan siapa pelaku kejahatan tersebut.
Diduga pelaku kejahatan siber yang terlibat dalam kasus penjualan data Dukcapil tersebut ini menggunakan nama akun “RRR” di situs Breach Forums.
Breach Forums menjadi transaksi situs gelap yang menjadi transaksi jual beli 337 juta data Dukcapil dengan harga murah.





