Bupati Irna Ajak Masyarakat Sukseskan Pemilu 2024, Bakal Calon Harus Siap Menang dan Harus Siap Kalah

Pemilu
Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengajak seluruh elemen masyarakat menyukseskan pelaksanaan Pemilu tahun 2024, Jumat 8 September 2023. (yanadi/bantenraya.co.id)

BANTENRAYA.CO.ID – Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengajak seluruh elemen masyarakat menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024.

Pelaksanaan Pemilu adalah agenda rutin lima tahunan sebagai pesta demokrasi masyarakat untuk memilih bakal calon Presiden, Wakil Presiden, Kepala Daerah, dan anggota legislatif.

Bupati Irna berharap, pelaksaan Pemilu pada tahun 2024 berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Sehingga Pemilu tahun 2024 berlangsung lancar sesuai harapan masyarakat.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA : Natalia Rompas Nyaleg Lagi di Pemilu 2024! Padahal Diduga Bolos Ngantor 6 Bulan dan Malah Liburan di Luar Negeri

“Kita semua mulai dari pemerintah, anggoga partai politik, organisasi masyarakat, dan masyarakat harus memberikan pendidikan politik yang cerdas agar Pemilu damai bisa terwujud,” kata Bupati Irna, pada kegiatan deklarasi Pemilu damai 2024 di Mapolres Pandeglang, Jumat 8 September 2023.

Menurut Bupati Irna, menagawal jalannya Pemilu 2024 bukan tugas pemerintah saja sebagai penyelenggara. Akan tetapi, semua pihak khususnya partai politik, dan semua unsur masyarakat.

“Kita semua penyelenggara pemilu. Kita jangan terpecah belah. Makadari itu harus siap menang dan harus siap kalah sehingga keduanya akan bermartabat tidak menimbulkan perpecahan,” ujarnya.

BACA JUGA : Jumlah Pemilih Pemilu 2024 di Pandeglang Kebanyakan Milenial

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang Nunung Nurazizah mengatakan, kurang lebih ada delapan belas (18) Partai Politik (Parpol) yang menjadi kontestasi pada Pemilu tahun 2024.

Parpol itu yakni, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Gerindra, Partai Demokrasi Indonesia, Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Buruh, Partai Gelora, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Kebangkitan Nusantara, Partai Hanura, Partai Garuda, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Demokrat, Partai Soluderitas Indonesia, Partai Perindo, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Umat.

“Para peserta pastinya mereka adalah orang-orang yang dikehendaki dari partainya maupun orang yang memiliki kompetensi, kami ingin peserta pemilu baik secara partai maupun personal menunjukkan sikap yang berbudi luhur bijaksana dan tidak memecah kemudian memaksakan terhadap pribadi ataupun golongan,” kata Nunung.

BACA JUGA : Link Hasil Pengumuman DCS DPR Pemilu 2024 Dapil Provinsi se-Indonesia: Cek Jadwal di Sini!

Nunung menjelaskan, perbedaan adalah sebuah keniscayaan karena Indonesia menganut multi partai. Maka kata Nunung, pemilu harus dimaknai sebagai sebuah seleksi atau pemilihan siapa yang paling dikehendaki dan paling diinginkan oleh rakyat untuk memimpin atau memegang kekuasaan.

“Kita tidak dapat menyimpulkan bahwa pemenang adalah yang terbaik dan yang kalah adalah pecundang. Yang harus kita kedepankan adalah bhineka tunggal ika yang mana berbeda tetapi satu tujuan untuk membangun bangsa,” ujarnya.

Kapolres Pandeglang, AKBP Belny Warlansyah mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi dalam mengawal Pemilu tahun 2024 agar berjalan aman dan kondusif.

“Belajar dari pengalaman tahun lalu kita punya bekal dalam pengamanan pemilu. Tapi kita tidak boleh under estimet karena Pemilu 2024 terbesar serentak semua dilaksanakan tahun ini,” tegasnya. ***

Pos terkait