Khutbah Jumat Hari Ini: Maulid Nabi Muhammad SAW dan 5 Tugas Kenabian

khutbah Jumat Maulid Nabi Muhammad SAW
Tersedia contoh naskah khutbah Jumat dengan tema Maulid Nabi Muhammad SAW di bawah ini. (Pixabay/Muhammet Emin Oyar)

BANTENRAYA.COM – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1447 H akan jatuh pada Jumat, 5 September 2025.

Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya sekadar mengenang kelahiran Rasulullah, tapi juga menjadi momen untuk memahami dan meneladani tugas-tugas kenabiannya.

Umat Muslim dapat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan menghidupkan semangat dakwah dan akhlak dari Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Kapolri Minta Maaf dan Peluk Keluarga Ojol: Kami Menyesali Peristiwa Itu…

Dengan menghidupkan semangat dakwah dari Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, kita berharap mampu menjaga iman, menebar kedamaian dan cahaya kebaikan bagi sesama.

Dikutip Bantenraya.co.id dari islam.nu.or.id, berikut teks khutbah Jumat seputar Maulid Nabi Muhammad SAW dan 5 Tugas Kenabian.

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ هَدَانَا لِلْإِيْمَانِ، وَوَفَّقَنَا لِطَاعَتِهِ فِي كُلِّ زَمَانٍ، نَشْكُرُهُ شُكْرًا يَجْلِبُ الرِّضْوَانَ، وَنَسْتَغْفِرُهُ إِسْتِغْفَارًا يَمْحُوْ الْعِصْيَانَ، وَنَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةً تَحْفَظُ الْإِيْمَانَ، وَنَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، أَرْسَلَهُ رَحْمَةً لِلْإِنْسِ وَالْجَانِّ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ، وَمَنْ سَارَ عَلَى دَرْبِهِمْ إِلَى يَوْمِ الْجَزَاءِ أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُونَ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللّٰهِ، فَقَدْ أَفْلَحَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ اللّٰهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

Jemaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah SWT

BACA JUGA: Mahfud MD Sebut Hukuman Mati Koruptor Bisa Diterapkan, Asal Penuhi Syarat Ini

Segala puji dan syukur, mari kita panjatkan ke hadirat Allah SWT dan mengajak kepada seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Hadirin Sholat Jumat yang Berbahagia

Sebagaimana kita ketahui, bahwa saat ini kita telah berada di bulan Rabiul Awal yang merupakan sebuah bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Pada bulan ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak Sholawat kepada Rasulullah SAW yang telah membawa penerang bagi kehidupan di dunia.

BACA JUGA: Revitalisasi Alun-alun Rangkabitung Sedot Anggaran Rp4,9 Miliar, Bakal Ada Skatepark Pertama di Lebak

Hadirnya Rasulullah SAW ke muka bumi telah disebutkan dalam Al-Quran. Allah SWT berfirman:

يٰٓاَيُّهَا النَّبِيُّ اِنَّآ اَرْسَلْنٰكَ شَاهِدًا وَّمُبَشِّرًا وَّنَذِيْرًاۙ ۝٤٥ وَّدَاعِيًا اِلَى اللّٰهِ بِاِذْنِهٖ وَسِرَاجًا مُّنِيْرًا

Artinya:
“Wahai Nabi (Muhammad), sesungguhnya kami mengutus engkau untuk menjadi saksi, pemberi kabar gembira, dan pemberi peringatan untuk menjadi penyeru kepada (Agama) Allah dengan izin-nya serta sebagai pelita yang menerangi.” (QS. Al-Ahzab: 45-46)

5 Tugas Kenabian

1. Nabi Muhammad SAW Sebagai Saksi
Tugas pertama dari Nabi Muhammad SAW adalah sebagai saksi, maksudnya menyaksikan keesaan Allah SWT dan bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah.

BACA JUGA: Baru 25 Unit yang Beroperasi, Kopdes Merah Putih di Kabupaten Serang Hanya Jualan Minyak Goreng

2. Pembawa Kabar Gembira
Tugas kedua Rasulullah SAW kepada umat-Nya ialah pembawa kabar gembira, Nabi diutus untuk menyampaikan berita gembira kepada orang-orang mukmin atas pahala yang berlimpah atas ketaatan pada perintah Allah SWT.

3. Pemberi Peringatan
Tugas selanjutnya dari Rasulullah adalah pemberi peringatan, Nabi Muhammad SAW diamanahi oleh Allah SWT untuk memberikan peringatan kepada orang-orang kafir bahwa siksaan Allah sangatlah pedih.

BACA JUGA: BRI Region 8 Jakarta 3 Gelar A Night of Gratitude, Apresiasi untuk Mitra Merchant Unggulan

4. Penyeru Manusia Kepada Allah SWT
Tugas Rasulullah selanjutnya ialah penyeru manusia agar kembali kepada Allah, Nabi Muhammad menyeru kepada manusia untuk selalu menyembah Allah SWT.

5. Cahaya Penerang
Terakhir, Rasulullah SAW diberikan tugas oleh Allah sebagai penerang, yaitu kebenaran yang sangat jelas dan terang benderang. (Febby Prayoga) ***

Pos terkait