Kloter Pertama 393 Jemaah Haji Kota Serang Diberangkatkan Dini Hari Ini

Kelompok terbang (kloter) 5 pertama jemaah haji Kota Serang sebanyak 393 orang akan diberangkatkan pada, Rabu 24 Mei 2023 dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Kepala Kemenag Kota Serang Abdul Rojak saat diwawancarai Bantenraya.co.id. (Harir Baldan/Bantenraya.co.id)

BANTENRAYA.CO.ID – Kelompok terbang (kloter) 5 pertama jemaah haji Kota Serang sebanyak 393 orang akan diberangkatkan pada, Rabu 24 Mei 2023 dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Serang Abdul Rojak mengatakan, persiapan pemberangkatan jemaah haji kloter 5 pertama jemaah haji Kota Serang sudah mencapai 90 persen.

“Sudah siap. Sudah diberitahukan dokumen, bisa semuanya sudah siap. Kemudian undangan juga sudah disebar. Insya Allah mudahkanlah berjalan lancar tidak ada rintangan,” ujar Abdul Rojak, kepada Bantenraya.co.id, ditemui di Setda Pemkot Serang, Kota Serang, Selasa 23 Mei 2023.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA:103 Jamaah Haji Asal Kota Serang Belum Lunasi Biaya Haji

Abdul Rojak menjelaskan, total calon jemaah haji asal Kota Serang sebanyak 889 orang dibagi tiga kloter.

“Perdana 24 nanti malam itu kloter 5 JKG. Jumlah 393. Diterima di Pondok Gede jam 8 pagi. Dilepas oleh Pak Walikota jam 03.30 subuh, di Puspemkot Serang,” jelas dia.

Kemudian, kata Abdul Rojak, kloter kedua atau kloter 15 berjumlah 393 calon jemaah haji akan berangkat pada 27 Mei dari Puspemkot Serang, Kota Serang.

BACA JUGA:40 Persen Jemaah Haji Kota Serang 2023 Didominasi Lansia

“Kloter ketiga atau kloter 12 akan berjumlah 110 calon jemaah haji akan berangkat dari Puspemkot Serang,” terangnya.

Abdul Rojak mengimbau para calon jemaah haji untuk memperbanyak minum air mineral, buah-buahan dan asupan makan yang cukup.

Di Arab Saudi, kata Abdul Rojak, cuacanya sangat panas sekitar 45 derajat celcius.

BACA JUGA:889 Calon Jemaah Haji Kota Serang Diperiksa Kesehatan

“Jadi diharapkan seluruh jamaah haji untuk banyak minum air putih, buah-buahan, makanan yang cukup dan kebutuhan yang lain agar tidak terjadi dehidrasi dan penyakit yang signifikan selama berada di Arab Saudi,” tutur Abdul Rojak.

Abdul Rojak pun mengimbau kepada keluarga calon jemaah haji untuk mendoakan para jemaah haji, agar dapat melaksanakan rangkaian ibadah haji dengan baik dan lancar.

“Bagi pengantar imbauannya untuk terus mendoakan, supaya para jemaah haji pulang kembali ke Indonesia dengan selamat, sehat, dan mendapat gelar haji mabrur dan mabruroh,” tandas dia.

BACA JUGA:Wakil Walikota Subadri Jadi Caleg DPR RI, Walikota Syafrudin: Saya Doakan Mudah-mudahan Pak Wakil Sukses

Walikota Serang Syafrudin meminta para jemaah haji untuk menjaga kesehatan jasmani dimulai dengan mengatur pola makannya.

“Makannya diatur, jangan makan duren. Udah tau punya penyakit darah tinggi, makan duren. Udah tau punya penyakit diabetes minum kopi gulanya tiga sendok,” ujar Syafrudin.

Syafrudin menjelaskan, kesehatan jasmani menjadi kunci utama dalam melaksanakan ibadah haji, oleh karena itu kesehatan menjadi modal berharga untuk dapat menunaikan rukun Islam yang kelima tersebut.

BACA JUGA:Walikota Syafrudin Pesan Ini ke Para Calon Jemaah Haji Kota Serang

“Bagaimana mau wukuf di Arafah. Saya berharap ibu-ibu mulai sekarang jaga kesehatan, rajin olahraga. Sehingga pas dites kesehatan jamaah haji pada sehat,” ucap dia.

Syafrudin pun meminta kepada seluruh calon jemaah haji Kota Serang untuk menjaga nama baik Kota Serang pada saat melaksanakan ibadah haji di tanah suci.

“Jaga nama baik Kota Serang jangan ugal-ugalan. Kemudian ikuti pembimbing nantinya kesasar. Kalau pembimbing nyuruh jalan ke sini ikuti jangan sampai ketinggalan jalan. Karena kalau sampai hilang dari rombongan nanti bapak ibu akan kesulitan untuk menemukan rombongannya,” jelasnya.

BACA JUGA:9.356 Calon Haji Asal Banten Terancam Gagal Berangkat, Kemenag Ungkap Alasannya

Syafrudin pun mengingatkan kepada seluruh calon jemaah haji Kota Serang untuk menjaga lisannya selama menunaikan ibadah haji di Makkah.

“Jangan sok tahu, sebab di daerah tanah suci mah dekat sama Allah. Jadi ngomongnya jangan asal asalan,” kata Syafrudin.

“Terus makanannya juga beda, ngomongnya jangan asal. Nantinya gak enak. Sehingga pulang dari Mekkah mendapat gelar haji yang mabrur mabruroh,” imbuhnya. ***

Pos terkait