Kota Serang Rujuk 27 Pasien ODGJ ke RSJ Marzuki Mahdi Bogor, Kadinkes: Mudah-mudahan Mereka Pulang Jadi Pengusaha 

Kota Serang rujuk 27 pasien ODGJ berat di Kota Serang dirujuk ke RSJ Marzuki Mahdi di Bogor, Jawa Barat. Mereka akan diobati, sehingga diharapkan sembuh lagi.
Pasien ODGJ berat diberangkatkan menggunakan bus dirujuk ke RSJ Marzuki Mahdi, Bogor, Rabu 31 Mei 2023. (Warga untuk Bantenraya.co.id)

BANTENRAYA.CO.ID – Sebanyak 27 pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berat di Kota Serang dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Marzuki Mahdi di Bogor, Jawa Barat.

27 pasien ODGJ berat dirujuk ke RSJ Marzuki Mahdi untuk mendapat pengobatan, sehingga diharapkan sembuh seperti sedia kala.

Pelepasan pasien ODGJ dilakukan di halaman kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Rabu 31 Mei 2023.

BACA JUGA:Tenaga Honorer Kota Serang Dapat Honor Rp 200 Ribu Per Bulan, Sekda Nanang Sebut Tidak Manusiawi

27 pasien ODGJ ini berangkatkan menggunakan bus dari RSJ Marzuki Mahdi.

Kepala Dinkes Kota Serang Ahmad Hasanuddin mengatakan, 27 pasien ODGJ dirujuk ke RSJ Marzuki Mahdi, karena kategorinya berat.

“Kategorinya ini adalah kategori yang berat yang dirujuk ini,” ujar Ahmad Hasanuddin, kepada wartawan.

BACA JUGA:Tenaga Honorer Kota Serang Ngadu Dapat Honor Rp 200 Ribu Per Bulan, Walikota Syafrudin Berang

Ahmad Hasanuddin menuturkan, totalnya ada 29 pasien ODGJ, namun dua pasien tidak diberangkatkan.

“Karena faktor motorik ya kakinya ada motoriknya kurang bagus, kemudian yang akhirnya 27 diberangkatkan,” tutur dia.

Ahmad Hasanuddin menjelaskan, 27 ODGJ ini berasal Kota Serang yang sempat berkeliaran di jalan-jalan Kota Serang, dan ada pula yang dipasung oleh keluarganya.

BACA JUGA:Walikota Serang Syafrudin Tolak Penghapusan Tenaga Honorer di Kota Serang

“Nah tugas kami ya kita harus ambil juga. Kita obati biar mereka sembuh, dan bisa bergabung lagi kepada masyarakat,” jelasnya.

Ahmad Hasanuddin menerangkan, sebelum diberangkatkan ke RSJ Marzuki Mahdi, 27 pasien ODGJ ini dilakukan screening terlebih dahulu. Setelah itu diberi tanda berupa gelang untuk mencirikan identitas setiap ODGJ.

“Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Marjuki Mahdi kurang lebih 18 hari. Diobati di sana, menginap di sana, ada tenaga ahlinya di sana ahli jiwanya,” terang Ahmad Hasanuddin.

BACA JUGA:Walikota Syafrudin Janji Angkat Tenaga Honorer Jadi PPPK Tapi…

Setelah menjalani pengobatan selama 18 hari, kata Ahmad Hasanuddin, 27 pasien ODGJ akan dipulang kembali ke Kota Serang.

“Iya pulang dulu. Biasanya dokter direktur bilang 18 hari. Mudah-mudahan 18 hari in syaa Allah. Tapi kalau misalnya nggak kan rujuk balik dari sini ke sana,” jelas dia.

Ahmad Hasanuddin menjelaskan, 27 pasien ODGJ dirujuk ke RSJ Marzuki Mahdi, karena di Provinsi Banten belum ada RSJ.

BACA JUGA:Sebelum Demo ke Jakarta, 400 Tenaga Honorer Gelar Istigosah di Puspemkot Serang

“Di Banten belum punya rumah sakit jiwa. Mudah-mudahan ke depan mau akan bikin rumah sakit jiwa di Banten,” terangnya.

Ahmad Hasanuddin menegaskan, 27 pasien ODGJ ini dirujuk karena telah mendapat persetujuan dari keluarganya.

“Jelas yang berangkat ini pasti ada persetujuan. tanda tangan dulu mereka. kalau mereka tidak setuju, maka tidak akan diberangkatkan. Tapi yang sudah-sudah begitu melihat banyak temannya, maka semuanya pada mau semuanya. kan mereka juga pengen sembuh,” tegas dia.

BACA JUGA:Walikota Syafrudin Minta Didoakan Selamat Sampai AkhirJabatan oleh Jemaah Haji Kota Serang

Ahmad Hasanuddin berharap 27 pasien ODGJ yang dirujuk ke RSJ Marzuki Mahdi Bogor, dapat sembuh kembali seperti semula dan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Nanti yang diobati itu pulang, mudah-mudahan dia datang ke sini jadi pengusaha gitulah. Ada ceritanya pasien ODGJ dari daerah lain, begitu pulang jadi pengusaha argo. Mudah-mudahan mereka pulang jadi pengusaha,” harap Ahmad Hasanuddin.

Ahmad Hasanuddin menyebutkan, 27 pasien ODGJ yang dirujuk itu berasal dari Puskesmas Kecamatan Kasemen dua orang. Puskesmas Ciracas satu orang, Puskesmas Singandaru satu orang, Puskesmas Kecamatan Curug satu orang, Puskesmas Rau dua orang, Puskesmas Banten Girang empat orang.

BACA JUGA:Wakil Walikota Subadri Ushuludin Berangkat ke Tanah Suci Jadi Petugas Haji

Puskesmas Banjar Agung dua orang, Puskesmas Unyur dua orang, Puskesmas Serang Kota dua orang, Puskesmas Kalodran satu orang, Puskesmas Pancur empat orang, Puskesmas Kilasah satu orang, Puskesmas Taktakan dua orang, dan Puskesmas Walantaka dua orang.

“Jadi totalnya 27 pasien ODGJ yang diberangkatkan,” beber dia. ***

Pos terkait