BANTENRAYA.CO.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten menyerukan agar semua pihak terkait memperbaiki hutan lindung yang ada di Provinsi Banten.
Hutan lindung adalah paru-paru juga penahan air hujan agar tidak menjadi bencana bagi manusia.
Ketua MUI Provinsi Banten Bazari Syam mengatakan bahwa MUI Banten ingin melaksanakan gerakan bersama melindungi hutan lindung. Sebab menurutnya hutan lindung memang harus dipelihara.
“Karena persoalan hari ini yang dianggap biasa malah menimbulkan malapetaka,” kata Mazari saat Musyawarah Kerja Daerah V MUI Provinsi Banten di kampus Unsera, Rabu (10 Desember 2025).
Bazari mengatakan bahwa MUI Provinsi Banten saat ini sudah mulai bekerja sama dengan organisasi perangkat daerah terkait di Provinsi Banten, seperti dinas pertanian dan kehutanan, untuk melindungi hutan.
MUI Banten, misalnya, bersama-sama memberikan bantuan bibit kepada masyarakat agar mereka melakukan penghijauan di lingkungan mereka.
Termasuk melakukan penghijauan di hutan dan gunung. “Orang menebang hutan akhirnya kita yang berantakan,” ujarnya.
Dia mengatakan bahwa selain memberikan pandangan agama kepada masyarakat, MUI Banten juga terlibat langsung dalam penyadaran lingkungan kepada masyarakat. “Agar mereka peduli lingkungan,” ujarnya.
BACA JUGA : Desa Pelamunan Kramatwatu Sentra Penghasil Sayuran Kangkung
Terkait Musyawarah Kerja Daerah V MUI Provinsi Banten Bazari mengatakan, pihaknya ingin membangun kolaborasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah di Provinsi Banten dalam melakukan upaya-upaya perbaikan umat. Baik perbaikan ekonomi umat hingga kesejahteraan masyarakat.
Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah menekankan pentingnya peran ulama dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak baik.
Menurutnya, ulama memiliki peran strategis dalam membina masyarakat serta mengajarkan pendidikan keagamaan.
“Dalam konteks kemajuan zaman, pendidikan agama dinilai sebagai pondasi penting yang harus ditanamkan kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
BACA JUGA : bank bjb Mantapkan Arah Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan Melalui RUPS LB 2025
Ini butuh kolaborasi, tidak bisa pemerintah sendiri. Maka dari itu, kita semua harus bersatu,” katanya.
Melalui musyawarah ini, Dinyati berharap lahir keputusan-keputusan strategis yang dapat menjadi panduan pemerintah dalam pembinaan masyarakat.
Rekomendasi ulama menurutnya pasti mengandung kemaslahatan bagi masyarakat atau umat. (tohir)







