Ribuan PPPK Pemprov Kecewa

Ribuan PPPK Pemprov Kecewa
LOKASI PELANTIKAN: Lapangan Setda Provinsi Banten menjadi lokasi untuk pelantikan 9.704 PPPK, Jumat (1 Agustus 2025) hari ini.

BANTENRAYA.CO.ID  – Ribuan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yang akan dilantik menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mengaku kecewa.

Hal itu dipicu lantaran momen pelantikan mereka sebagai PPPK yang dijadwalkan berlangsung Jumat (1 Agustus 2025) pagi ini, hanya akan dihadiri secara simbolis oleh 2 orang perwakilan dari tiap organisasi perangkat daerah (OPD).

Yang lain, mengikuti pelantikan via aplikasi zoom.

Bacaan Lainnya

Ketua Forum Honorer Provinsi Banten Taufik Hidayat mengatakan, adanya keputusan tersebut sangat mengejutkan dan sangat merugikan banyak peserta yang telah bersiap jauh-jauh hari.

“Pertama, saya dan teman-teman sangat bersyukur sekali, alhamdulillah dengan adanya jadwal pelantikan ini.

Energi Mineral Festival 2025, Forum Kolaboratif Dorong Edukasi Energi untuk Anak Muda

Tapi informasi bahwa pelantikan hanya akan dihidiri oleh perwakilan, kami benar-benar kecewa,” kata Taufik saat dihubungi wartawan, Kamis (31 Juli 2025).

Taufik menjelaskan, banyak dari mereka yang datang jauh dari daerah pelosok Banten Selatan, untuk bisa hadir saat pelantikan.

Bahkan ada yang berasal dari Cilograng, yang jaraknya sekitar 167,9 kilometer dari Kota Serang.

“Ini kan orang udah sewa hotel, sewa mobil, udah pada stand by di Serang. Pemerintah nggak memikirkan ke situ.

Nany Widjaja dan Dahlan Iskan Serahkan Bukti Tambahan Kepemilikan Tabloid Nyata

Kasian temen-temen yang sudah keluar uang bela-belain buat pelantikan,” kata Ketua Honorer Provinsi Banten Taufik Hidayat, Kamis (31 Juli 2025).

Bahkan, kata Taufik, ada banyak honorer yang sengaja menyewa penginapan untuk bisa dilantik hari ini. Mereka mengaku berasal dari daerah yang jauh memilih menginap agar tidak terlambat saat pelantikan.

“”Ada juga yang sewa hotel di Kota Serang. Bayangin aja, biaya hotel itu aja ada yang Rp300-500 ribu per malam.

Kalikan saja dengan ribuan orang yang sudah booking. Ditambah sewa kendaraan dan konsumsi, berapa biaya yang mereka keluarkan? Berapa sih gaji honorer? Tapi semua ini mereka korbankan demi satu momen bersejarah dalam hidup mereka,” katanya.

Sampah Numpuk Tutupi Saluran Irigasi Diatas Lahan Eks Lapak Pasar Rau Sehari Usai Penertiban

Taufik mengatakan, sudah ada ribuan PPPK yang menyewa hotel di Kota Serang. Hal ini menyebabkan kamar hotel di Kota Serang penuh.

Mereka tidak hanya datang sendiri melainkan juga dengan keluarga.

“Hampir seluruh di Kota Serang, seperti Le Dian, Aston, Ratu, di mana-mana udah hampir penuh,” kata Taufik.

Taufik mengatakan, para PPPK sangat antusias dengan adanya pelantikan ini. Sebab ada dari mereka yang sudah lama menunggu momen ini, bahkan ada yang sampai dengan belasan tahun.

Rau Trade Centre Kota Serang Banten Sepi Pembeli

Karena itu mereka ada yang menginap di hotel dan juga menyewa kendaraan untuk bisa dipakai saat pelantikan.

“Iya ini kan moment sehidup sekali, masak mau pelantikan seharian harus kaya gini? Apalagi H-1 lagi pembatalannya informasinya,” katanya.

Taufik menuturkan, pihaknya sudah menyampaikan keberatan tersebut ke pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten. Namun, kata Taufik, hingga saat ini belum ada respons yang memuaskan.

“Sudah saya sampaikan langsung (ke BKD). Tapi belum ada penjelasan yang memuaskan dan menjawab kekhawatiran kami.

Rau Trade Centre Kota Serang Banten Sepi Pembeli

Bahkan di grup WhatsApp banyak yang gelisah dan bertanya-tanya, ini jadi pelantikan atau enggak?” ungkapnya.

Taufik mengatakan, alasan BKD Banten bahwa pelantikan ribuan orang kurang efisien dan khawatir mengganggu pelayanan tidak masuk akal.

Sebab pelayanan bisa dilakukan oleh honorer gelombang kedua. Apalagi, para PPPK juga bersedia bekerja lagi setelah pelantikan dilakukan.

Sayangnya momen kebahagiaan itu harus sirna dengan keluarnya keputusan mendadak dari Pemerintah Provinsi Banten, yang membatasi PPPK yang dilantik hanya 2 orang dari setiap OPD.

Sampah Numpuk Tutupi Saluran Irigasi Diatas Lahan Eks Lapak Pasar Rau Sehari Usai Penertiban

Taufik mengatakan, pemberitahuan bahwa pelantikan dibatasi baru disampaikan BKD Provinsi Banten sehari sebelum pelantikan.

Waktu yang sangat telat bagi sebuah pengumuman penting semacam ini. Sebab ada juga yang sampai menyewa kendaraan untuk bisa hadir dalam pelantikan.

“Saat uang sudah keluar, namun kemudian tidak diperbolehkan hadir dalam pelantikan maka para PPPK sangat kecewa dengan kebijakan ini,” katanya.

Taufik mengatakan, pembatasan jumlah PPPK yang hadir merupakan hasil rapat zoom pada Kamis kemarin. PPPK dibatasi 1 OPD hanya 2 orang, satu lelaki satu perempuan.

17 Ribu Siswa di Banten Dapat PIP Dikdasmen

Taufik mengatakan, keputusan ini terlalu mendadak karena baru diumumkan pada sehari sebelum pelantikan PPPK.

Padahal, sebelumnya tidak ada wacana semacam itu. Dia pun mengaku kecewa dengan adanya keputusan mendadak ini.

Dia mengungkapkan, para PPPK memantau sejak lama momen ini, momen saat mereka dilantik menjadi pegawai.

“Mereka sangat antusias mempersiapkan diri untuk bisa hadir. Namun di detik terakhir, Pemprov Banten malah memutuskan keputusan yang mengecewakan,” jelasnya.

Nany Widjaja dan Dahlan Iskan Serahkan Bukti Tambahan Kepemilikan Tabloid Nyata

Salah seorang honorer pria yang enggan diungkap identitasnya tersebut menuturkan bahwa momen pelantikan PPPK adalah momen yang paling ditunggu setelah 20 tahun mengabdi di Pemprov Banten.

“Iya, tentu (dilantik jadi ASN) ini adalah mimpi yang jadi kenyataan. Saya sudah mengabdi sejak tahun 2005,” katanya.

Ia mengungkapkan rasa kecewanya atas kabar pembatasan peserta pelantikan pada hari ini.

Karena, kata dia, keluarganya yang tinggal di Bandung, Jawa Barat, sudah hadir dan menginap di salah satu hotel dekat Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).

Rau Trade Centre Kota Serang Banten Sepi Pembeli

“Keluarga saya sudah datang dari Bandung, istri dan anak sudah saya suruh hadir. Saya juga sudah siapkan semuanya, beli perlengkapan, sewa mobil. Adanya kabar ini ya tentu sangat disayangkan sekali kalau nanti yang dilantik hanya perwakilan.

Ya meskipun masih tentatif, tapi saya harapnya bisa semua peserta ikut pelantikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Nana Supiana yang coba dikonfirmasi Banten Raya belum merespons permintaan wawancara yang disampaikan kepadanya.

Padahal, sebelumnya Nana mengatakan, lapangan Setda Provinsi Banten bisa menampung 9.700 PPPK yang akan dilantik.

Sampah Numpuk Tutupi Saluran Irigasi Diatas Lahan Eks Lapak Pasar Rau Sehari Usai Penertiban

Berkaca dari beberapa kegiatan sebelumnya, lapangan cukup menampung ribuan orang dan acara berjalan lancar. “Insya Allah muat,” kata Nana sebelumnya.

Setelah beredarnya informasi mengenai pembatasan peserta pelantikan PPPK tersebut, Nana beserta jajarannya tidak menjawab upaya konfirmasi yang dilakukan oleh wartawan secara langsung maupun daring.

Padahal, dalam surat undangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten nomor: B-800.1.13.2/246/BKD/2025 tertanggal 29 Juli, disebutkan jika penyerahan SK PPPK Formasi 2024 diambil secara langsung dan tidak dapat diwakilkan. (tohir/raffi)

Pos terkait