Satu Meninggal, Satu Hilang, Dua Selamat

Satu Meninggal, Satu Hilang, Dua Selamat
Korban tenggelam di Curug Goong, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, berhasil ditemukan, Rabu (25 Maret 2026).

BANTENRAYA.CO.ID – Empat orang wisatawan tenggelam di dua lokasi objek wisata berbeda di Banten, Rabu (25 Maret 2026).

Tiga orang wisatawan asal Depok, Jawa Barat tenggelam setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Kayakas Pulo Manuk,

Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Sedangkan satu orang lainnya tenggelam di Pemandian Curug Goong, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang.

Dari tiga orang tenggelam di Pantai Kayakas ini, dua orang berhasil diselamatkan sedangkan satu orang lainnya masih dalam pencarian dan belum ditemukan.

BACA JUGA : Migo Land Cafe, Tempat Santai Keluarga dengan Konsep Alam Terbuka

Sedanngkan wisatwan yang tenggelam di Pemandian Curug Goong ditemukan dalam kondisi meninggal. Korban bernama Fery (34), warga Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang.

Ketua Balawista Lebak Erwin Komarasukma menyampaikan bahwa kondisi arus di wilayah pantai selatan memang cukup berbahaya, terutama bagi wisatawan luar daerah.

Ia menekankan pentingnya peran pengelola wisata dalam menjaga keselamatan pengunjung, khususnya dengan menempatkan petugas penjaga pantai yang memiliki sertifikasi serta memasang rambu-rambu peringatan di titik rawan.

Balawista juga mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk selalu mematuhi aturan keselamatan saat beraktivitas di pantai, terutama di tengah meningkatnya kunjungan selama libur Lebaran.

BACA JUGA : Penentuan Lebaran 2026: Ini Jadwal Sidang Isbat dan Link Live Streaming

“Pengunjung harus berhati-hati dan tidak berenang di area yang berisiko,” kata Erwin.

Sementara itu, Kasubsi Siaga dan Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas) Banten Rizky Dwianto menjelaskan, pihaknya hingga kemarin sore masih melakukan pencarian korban tenggelam di Pantai Kayakas Pulo Manuk.

“Tim SAR bersama nelayan setempat terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” kata Rizky.

Dia menjelaskan, peristiwa bermula ketika Afis (19), Dwi (23) dan Dendi Darmawan (22) tengah bermain bola di area pantai Kayakas, namun bola kemudian terbawa arus menjauhi bibir pantai.

BACA JUGA : Puluhan Anak Terpisah dari Orang Tua di Tempat Wisata

Mereka kemudian berenang sambil mengejar bola yang terbawa arus ke arah tengah. Tanpa disadari, ketiganya semakin menjauh dan masuk ke area yang berarus kuat.

Dua orang berhasil menyelamatkan diri, namun satu orang lainnya terseret arus.

Salah seorang rekannya sempat mencoba menolong, namun karena kondisi arus yang cukup kuat dan keterbatasan tenaga, upaya tersebut tidak berhasil. Mereka akhirnya memilih kembali ke daratan dengan bantuan perahu nelayan.

Untuk kasus wisatawan tenggelam di Curug Goong, Rizky Dwianto mengatakan bahwa korban tenggelam ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian.

BACA JUGA : 247 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera

“Korban sudah kami evakuasi ke rumah sakit. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban kami evakuasi ke rumah sakit,” katanya.

Dijelaskannya, korban tenggelam diduga usai menyelamatkan anaknya yang tergelincir di Curug Goong. Namun karena korban tidak bisa berenang, akhirnya korban tenggelam.

“Korban yang sedang duduk di tepian kolam sambil melihat anaknya bermain air di pinggiran kolam air terjun berusaha untuk menyelamatkan anaknya yang hampir tergelincir ke kolam air terjun,” jelasnya. (aldi/yanadi)

Pos terkait