Tanpa APBD, Banten Siap Tangkal Bencana: HajiRocker Gaungkan Pendanaan Kreatif Lewat CSR

IMG 20250829 WA0036

BANTENRAYA.COM – Dalam situasi fiskal yang semakin menantang, seorang birokrat anti-mainstream di Provinsi Banten, HajiRocker, menggagas terobosan baru: penanggulangan bencana tanpa mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Lewat diskusi bertajuk “Strategi Pendanaan Kreatif Rencana Penanggulangan Bencana Melalui Corporate Social Responsibility (CSR) Penguatan Pra Bencana di Provinsi Banten”, HajiRocker memperkenalkan pendekatan inovatif dalam membangun ketangguhan wilayah terhadap bencana, khususnya kekeringan yang kian mengancam akibat perubahan iklim.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek perubahan dalam Pendidikan Kepemimpinan Nasional 2. Tidak sekadar wacana, forum ini memunculkan gagasan konkret, termasuk rencana pembentukan Forum CSR untuk Penanggulangan Bencana serta pengembangan model pendanaan berbasis komunitas.

Bacaan Lainnya

“Melalui CSR, kita bisa ciptakan sinergi yang tidak hanya kreatif, tapi juga proaktif. Ini bukan sekadar inovasi, ini kebutuhan strategis untuk masa depan Banten,” tegas HajiRocker, yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Banten.

Diskusi ini turut dihadiri oleh perwakilan BPBD provinsi dan kabupaten/ kota. Ke depan, forum serupa akan diperluas dengan menggandeng sektor swasta, akademisi, hingga LSM yang bergerak di bidang kebencanaan.

Lebih dari sekadar respons terhadap bencana, pendekatan ini memperkuat pra-bencana, sebuah fase yang sering diabaikan dalam perencanaan anggaran pemerintah.

Dengan menggandeng pihak swasta melalui CSR, pemerintah daerah dapat membuka sumber daya baru tanpa membebani APBD.

Rapat ini juga menjadi bagian dari penyusunan rencana kontingensi bencana kekeringan, di mana integrasi pendanaan kreatif dipandang penting sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

HajiRocker: Birokrat Tak Biasa dengan Visi Kolaboratif
Di balik nama HajiRocker adalah H. Asep Mulya, birokrat yang dikenal luas karena pendekatan non-konvensionalnya dalam pemerintahan dan isu sosial.

Lewat inisiatif “HajiRocker”, ia mengusung semangat kolaborasi lintas sektor demi membangun ketahanan komunitas, bukan hanya saat krisis, tapi sejak jauh sebelum bencana datang.

Dengan inisiatif ini, Provinsi Banten berpeluang besar menjadi model nasional dalam pendanaan alternatif penanggulangan bencana, sebuah langkah cerdas di tengah keterbatasan anggaran. ***

Pos terkait