BANTENRAYA.CO.ID – Warga Kecamatan Pabuaran dikejutkan dengan temuan mayat laki-laki di bawah Jembatan Cimake, Desa Pancanegara, pada Minggu (30 November 2025) sekitar pukul 06.15.
Mayat tersebut ditemukan oleh tiga orang bocah saat olahraga pagi. Saat ditemukan, tangan mayat tersebut terikat tali.
Camat Pabuaran Idham Danal mengatakan, setelah tiga anak kecil tersebut melihat mayat, kemudian mereka memberitahu kepada warga lainnya bernama Sabikis.
“Mereka bertiga tadinya bersamaan sedang olahraga jalan pagi, setelah melihat mereka langsung bilang ke warga lain,” ujarnya saat dihubungi Banten Raya.
BACA JUGA : 2025, Kekerasan Pada Anak di Kota Serang Naik Menjadi 65 Kasus
Ia menjelaskan, setelah mengetahui ada mayat, kemudian warga bernama Sabikis itu mendatangi tempat kejadian perkara yanga berasa di bawah jembatan Cimake Desa Pancanegara.
“Kemudian langsung mendatangi, saat ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian, namun belum ada identitasnya,” katanya.
Idham menuturkan, mayat ditemukan tergeletak menggunakan baju warna putih bergatis hitam dan celana pendek berwarna abu-abu.
Mayat ditemukan dengan keadaan posisi tengkurap dengan keadaan tangan terikat oleh tali, nemun belum diketahui pasti alasan kenapa tangganya terikatnya.
BACA JUGA : Dalam Waktu Dekat, MUI Kirim Rekomendasi Terkait Masalah Umat Kepada Pemkot Serang
“Barang bukti yang ditemukan di TKP cuma pakaian, jam tangan, tali ties, tisu,” jelasnya.
Terpisah Kapolsek Pabuaran Iptu Suwarno mengatakan, saat ini mayat dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim kepolisian.
“Iya benar tadi ada mayat ditemukan oleh warga pada pukul 06.15 WIB. Tadi sudah dibawa tim kepolisian ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sampai saat ini kepolisian masih mendalami kasus tersebut dan belum diketahui pasti identitas mayat yang ditemukan di bawah jembatan Cimake itu.
BACA JUGA : Peringati HGN Ke 80, AGIS Primary School Beri Penghargaan Untuk Guru Berdedikasi
“Identitas masih didalami, cuma saat di lokasi kita hanya menemukan barang bukti berupa pakaian, jam tangan, tali ties dan tisu,” katanya.(andika)







