Warga Cilegon Meninggal Antre Bikin KTP

Warga Cilegon Meninggal Antre Bikin KTP
TUTUP USIA : Pegawai Pemkot Cilegon menggotong warga yang meninggal dunia saat antre mengurus pembuatan KTP dan KK di Disdukcapil Cilegon, Rabu (27 Agustus 2025).

BANTENRAYA.CO.ID – Warga Cilegon meninggal dunia saat antre mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu

Keluarga (KK) di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cilegon yang berada di Mal Pelayanan Publik (MPP) lantai 2, Rabu (27 Agustus 2025).

Pria bernama Umar (60) yang sedang mengurus KTP tersebut diduga meninggal karena serangan jantung.

Bacaan Lainnya

Dokter Umum Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Cilegon Amirah Dea mengatakan, mulanya Umar mengeluhkan pusing dan nyeri dada sejak pukul 09.00.

Investasi Mudah dan Nyaman, Bank BJB Tawarkan Sukuk Ritel SR023

Pihaknya datang ke MPP lantai 2 pukul 11.00 untuk melakukan pemeriksaan.

Menurut Amirah, pegawai Disdukcapil Kota Cilegon juga telah siaga memberi pertolongan pertama pada Umar dengan memberikan minyak kayu putih dan bantal penyangga, namun kondisinya tetap tak membaik.

“Kita lagi ada kunjungan juga ke MPP ini dan langsung segera ke lantai 2 setelah diberi tau oleh Disdukcapil ada yang pingsan,” kata Amirah kepada Banten Raya.

Ia mengungkapkan, saat datang ke MPP lantai 2, korban sudah tak sadarkan diri, pupil matanya sudah melebar, detak jantung tidak ada, saturasi oksigen tidak terbaca, napas tidak ada.

Kenaikan Bantuan Keuangan, Pemkot Serang Tunggu Usul Partai Politik

“Memang bapaknya sudah tidak sadarkan diri, kita pakai pompa jantung juga naik tapi itu enggak bertahan lama,” ungkapnya.

Setelah dilakukannya berbagai cara, dan kondisi korban terus menurun, pihaknya menyatakan korban telah meninggal dunia.

“Kepala disdukcapil juga langsung menelpon ambulans 119, dan kami mencoba sebaik mungkin untuk dapat membantu bapaknya kembali sadar, tapi tidak bisa diselamatkan,” tuturnya.

Ia menjelaskan, dari penyataan pihak keluarga bahwa korban memiliki riwayat penyakit darah tinggi, sehingga menjadi salah satu penyebab terjadinya serangan jantung.

Investasi Mudah dan Nyaman, Bank BJB Tawarkan Sukuk Ritel SR023

“Dari darah tinggi itu bisa menyebabkan jantung, karena dari pihak keluarga bilang pengobatannya juga tidak rutin,” jelasnya. (tia)

Pos terkait