BANTENRAYA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Serang menggelar pertemuan dengan Badan Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Banten terkait dengan rencana pembuatan memorandum of undestunding (MoU).
MoU antara Pemkab Serang dengan BP3MI dibuat untuk memberikan perlindungan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Serang yang bejerja di luar negeri.
Pada bulan ini BP3MI akan memberangkatkan 16 PMI ke Malaysia pada Jumat 19 Mei 2023.
BACA JUGA: 24 Politikus di Kabupaten Serang Pindah Parpol Jelang Pileg 2024
“Hari ini (kemarin-red) saya mewakili Ibu Bupati (Rt Tatu Chasanah-red)) rapat dengan Disnakertrans dan BP3MI Banten untuk memulai di adakannya persiapan pembentukan MoU antara Pemkab Serang dengan BP3MI Pusat,” ujar Sekda Pemkab Serang Tb Entus Mahmud Sahiri di ruang rapat KH Syam’un, Senin 15 Mei 2023.
Ia menjelaskan, MoU dipandang sangat perlu dalam rangka melindungi PMI khususnya asal Kabupaten Serang karena masih ada masyarakat Kabupaten Serang yang berangkat ke luar ngeri untuk mencari pekerjaan secara ilegal.
“Ke depan kita tidak mengharapkan terjadi pemberangkatan tenaga kerja kita keluar negri itu tanpa prosedural yang resmi,” katanya.
BACA JUGA: Dibiayi APBD, Dindikbud Kabupaten Serang Sosialisasi Program Beasiswa S2 di ITB Bagi Guru SMP
Entus menuturkan, Pemkab Serang terus berupaya melindungi keselamatan dan keamanan para PMI yang berangkat ke luar negeri.
“Ini supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Tadi (kemarin-red) kita telah persiapkan untuk pembentukan MoUnya,” paparanya.
Kepala BP3MI Banten Darma Saputra mengatakan, sebanyak 16 PMI asal Kabupaten Serang akan dilepas menuju Malaysia pada Jumat (19/5) dengan skema Goverment to Goverment. Selain itu juga ada calon PMI yang berpotensi menjadi pekerja migran yang sedang berlatih Program SSW (specified skilled worker).
BACA JUGA: Lahir dari Rakyat, Partai Golkar Kabupaten Serang Daftarkan Bacalegnya Naik Becak
“Karena SSW ke Jepang itu harus mempunyai sertifikat N4. Jadi kalau mereka sudah memiliki N4 bisa mengajukan berangkat dengan program skema SSW Jepang baik melalui Disnakertrans atau BP3MI,” katanya.
Ia mengungkapakan, BP3MI Banten menargetkan pada tahun 2023 ini bisa memberangkatkan sebanyak 1.000 PMI asal Kabupaten Serang secara resmi atau prosedural.
“Pada tahun 2022 BP3MI sudah memberangkatkan PMI sebanyak 490 asal Kabupaten Serang,” tuturnya.***







