BANTENRAYA.CO.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan Kabupaten Pandeglang sebagai lokasi penyelenggaraan sekolah nasional terintegrasi tahun 2026.
Lokasi sekolah nasional terintegrasi berada di wilayah Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang.
Sekolah ini merupakan proyek strategis nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, untuk memutus rantai kemiskinan dengan menyediakan pendidikan gratis bagi anak keluarga tidak mampu.
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani membenarkan, Kemendikdasmen telah memberikan perhatian kepada Kabupaten Pandeglang, karena ditetapkan sebagai salah satu lokasi pembangunan sekolah nasional terintegrasi.
“Hadirnya sekolah nasional terintegrasi sebagai bagian dari program nasional pemerintah pusat dalam memajukan dunia pendidikan,” kata Bupati, Minggu (14 Juni 2026).
Dijelaskannya, Pemerintah Kabupaten Pandeglang sudah menyediakan lahan seluas 26,5 hektare untuk sekolah nasional terintegrasi.
Lokasinya berada di kawasan Desa Pasir Awi, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang.
“Dokumen lahan calon lokasi pembangunan sekolah nasional terintegrasi sudah kami serahkan kepada Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen. Semoga sekolah nasional terintegrasi bisa segera terwujud,” jelasnya.
BACA JUGA : Fee Debt Collector Rp40 Juta
Menurutnya, lahan yang dipersiapkan untuk sekolah nasional terintegrasi merupakan bentuk dukungan Pemkab Pandeglang terhadap program strategis nasional Presiden, Prabowo Subianto, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan.
“Lahan ini kami persiapkan untuk mendukung hadirnya sekolah nasional terintegrasi sesuai harapan Bapak Presiden,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Pandeglang, Sutoto mengatakan, dokumen lahan untuk sekolah nasional terintegrasi sudah diserahkan kepada Kemendikdasmen. Diharapkan, pembangunan sekolah tersebut dapat terwujud di Kabupaten Pandeglang.
“Lahan untuk sekolah nasional terintegrasi sudah kami serahkan kepada Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen. Kami berharap sekolah bertarap nasional ini bisa terealisasi di Pandeglang,” tuturnya. (yanadi)





