Gubernur Pastikan Tak Ada Titipan

Gubernur Banten, Andra Soni.

BANTENRAYA.CO.ID – Gubernur Banten Andra Soni memastikan proses pengisian tiga jabatan eselon II yang saat ini masih kosong di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten dilakukan secara profesional dan tanpa praktik titip-menitip.

Seleksi pejabat untuk mengisi jabatan tersebut saat ini masih berlangsung melalui mekanisme Manajemen Talenta.

Andra mengatakan, proses seleksi masih berjalan dan akan dituntaskan secepatnya. Menurutnya, setiap pegawai yang mengikuti seleksi akan dinilai berdasarkan kemampuan dan kompetensinya.

“Sedang proses, sedang proses, kita kan menggunakan manajemen talenta dan saat ini sedang berproses. Secepatnya nanti kalau sudah selesai,” kata Andra, Selasa (11 Agustus 2026).

BACA JUGA : Kasus ISPA di Banten Capai 1,9 Juta

Diketahui, ketiga jabatan eselon II yang masih kosong yakni Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Banten, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), dan Kepala Dinas Pertanian (Distan).

Untuk jabatan Kepala Biro Hukum saat ini diisi pelaksana tugas (Plt) Furqon yang juga menjabat Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Pemotda) Setda Provinsi Banten.

Sementara jabatan Kepala Dishub diisi Plt Endad Haryanto yang juga menjabat Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Samsat Kabupaten Lebak. Jabatan tersebut kosong setelah pejabat sebelumnya, Tri Nurtopo, memasuki masa pensiun.

Adapun posisi Kepala Distan saat ini dijabat Plt Nasir M Daud yang juga menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Jabatan tersebut sebelumnya ditinggalkan Agus M Tauchid karena memasuki masa pensiun.

BACA JUGA : RM Parahiyangan Sajikan Pecak Bandeng Tanpa Duri

Andra menegaskan, proses pengisian jabatan eselon II tidak dilakukan berdasarkan kedekatan maupun titipan pihak tertentu.

Ia memastikan seluruh tahapan seleksi dilakukan secara transparan dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, mekanisme tersebut diperlukan agar pejabat yang nantinya terpilih benar-benar memiliki kapasitas, integritas, serta kemampuan untuk menjalankan tanggung jawabnya.

“Semuanya kita lakukan secara profesional dan transparan. Apapun hasilnya, itulah kemampuan yang dimiliki masing-masing pegawai saat mengikuti seleksi,” ujarnya.

BACA JUGA : Wagub Dorong Anak Muda Gencarkan Promosi Pariwisata Banten

Andra bahkan secara tegas membantah jika adanya praktik titip-menitip dalam proses pengisian jabatan tersebut. Ia mengatakan keputusan akhir akan didasarkan pada hasil seleksi dan kompetensi masing-masing pegawai.

“Enggak ada titipan, semuanya kita lakukan profesional agar terpilih pejabat yang berkompeten. Karena kita ingin bergerak cepat dalam membangun Banten,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Ai Dewi Suzana mengatakan, proses evaluasi terhadap pejabat yang mengikuti seleksi saat ini masih berlangsung.

Ai menyampaikan, BKD juga baru melakukan evaluasi terhadap pejabat eselon II yang telah menduduki jabatannya selama lebih dari lima tahun.

BACA JUGA : Proyek Alun-alun Serang Minta Adendum

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari proses pengelolaan manajemen talenta di lingkungan Pemprov Banten.

“On process. Baru kemarin kita melakukan evaluasi terhadap pejabat eselon II yang sudah lebih dari lima tahun. Masih berproses ya,” kata Ai. (raffi)

Pos terkait