BANTENRAYA.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang tengah mempersiapkan terobosan besar di sektor transportasi publik.
Pada tahun 2027 nanti, Kota Serang akan mendapatkan bantuan bus sekolah berenergi listrik berukuran sedang (3/4) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Kepala Dishub Kota Serang Diat Hermawan mengungkapkan, program pengembangan kendaraan ramah lingkungan di wilayahnya terbagi menjadi dua fokus utama.
Kedua fokus tersebut meliputi pengadaan transportasi massal perkotaan dan penyediaan fasilitas bus khusus bagi anak sekolah.
BACA JUGA : Gunung Karang, Destinasi Wisata Alam Memukau
“Kemarin saya mendampingi Pak Walikota ke Kemenhub itu khusus untuk bus sekolah. Mudah-mudahan segera terealisasi karena Kota Serang sudah masuk daftar tunggu.
Pihak Kemenhub pun sudah memastikan Kota Serang akan mendapatkannya di tahun 2027,” ujar Diat saat dikonfirmasi, Minggu (25 Oktober 2026).
Terkait jumlah armada yang akan diterima, Dishub Kota Serang memilih untuk bersikap realistis namun tetap optimistis.
Pihaknya tidak mematok target angka yang kaku, melainkan berupaya memaksimalkan kuota bantuan yang bisa dibawa pulang ke Ibu Kota Provinsi Banten ini.
BACA JUGA : Mambruk Hotel Anyer Promo Diskon 10 Persen
“Kalau ditanya target, tentu kita ingin sebanyak-banyaknya. Kemarin pembicaraannya minimal kita dapat satu unit.
Tapi perjuangan tetap kita upayakan agar bisa lebih. Yang pasti, ini adalah bus yang didesain khusus untuk anak sekolah,” tegas Diat.
Terkait dengan operasional, bus sekolah berbasis listrik ini nantinya akan melayani rute-rute strategis untuk menjangkau kawasan pendidikan.
Skema pergerakannya akan memanfaatkan jalur-jalur penyangga sebelum masuk ke area utama.
BACA JUGA : Dosen dan Mahasiswa Unpam Dorong UMKM Optimalkan Biaya dan Tingkatkan Laba Usaha
“Rutenya nanti akan melalui jalur protokol utama. Teknisnya, armada akan bergerak dari jalur-jalur feeder (penghubung), kemudian masuk ke jalur protokol menuju langsung ke sekolah-sekolah,” jelas dia.
Kehadiran bus sekolah listrik berukuran 3/4 ini diharapkan tidak hanya mampu mengurai kemacetan pada jam berangkat dan pulang sekolah, tetapi juga menjadi pionir transportasi publik ramah lingkungan di Ibu Kota Provinsi Banten.
“Iya kehadiran bus ini diharapkan tidak hanya mengurangi polusi udara di Kota Serang, tetapi juga menjadi solusi transportasi yang aman, nyaman, dan efisien bagi para pelajar di masa depan,” tandasnya.
Walikota Serang Budi Rustandi mengatakan, pihaknya memperjuangkan bantuan bus sekolah gratis dari pemerintah pusat untuk memudahkan akses transportasi pelajar, sekaligus meringankan beban orang tua.
BACA JUGA : Pengelolaan Dana Sekolah Gratis Harus Transparan
Upaya tersebut dilakukan dengan menyambangi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Jakarta, Selasa 20 Oktober 2026.
Budi mengatakan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Banten Andra Soni.
Pemkot Serang berharap pemerintah pusat dapat membantu pengadaan bus sekolah gratis agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.
“Atas arahan dan instruksi Gubernur Banten, Andra Soni, hari saya berangkat ke Kementerian Perhubungan untuk memperjuangkan agar Kota Serang mendapatkan bantuan dari Bapak Presiden terkait bus sekolah gratis,” ujar Budi.
BACA JUGA : Bantuan Dari Presiden, Kabupaten Serang Diguyur 190 Becak Listrik
Ia menjelaskan, keberadaan bus sekolah gratis dapat menjadi alternatif transportasi bagi pelajar.
Selain mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor pribadi, program tersebut diharapkan membantu orang tua yang setiap hari mengantar dan menjemput anak ke sekolah.
Budi juga menilai layanan tersebut berpotensi membantu mengurangi kepadatan lalu lintas, terutama pada jam keberangkatan dan kepulangan siswa.
Dengan adanya transportasi khusus pelajar, mobilitas siswa diharapkan menjadi lebih mudah dan aman.
BACA JUGA : Skor PISA Naik, Kualitas Pembelajaran Belum Memuaskan
“Harapannya, masyarakat bisa menikmati layanan bus sekolah gratis ini. Insyaallah, program tersebut juga dapat membantu mengurai kemacetan, terutama pada jam keberangkatan anak-anak sekolah, sehingga mereka tidak harus menggunakan kendaraan bermotor,” tutur dia.
Ia menegaskan, Pemkot Serang akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memperjuangkan kebutuhan transportasi publik bagi masyarakat.
Bantuan bus sekolah gratis menjadi salah satu upaya yang diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada pelajar sekaligus mendukung penataan lalu lintas di Kota Serang.
“Kami berharap pengajuan bantuan bus ini mendapat respons positif dari pemerintah pusat, sehingga pengadaan bus sekolah gratis dapat direalisasikan dan dimanfaatkan oleh para pelajar di Kota Serang,” pungkasnya. (harir)





