TANGERANG – Rencana pembangunan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah XVIII Banten mendapat restu dari Gubernur Banten Andra Soni. Nantinya, pembangunan gedung LLDIKTI XVIII akan dibangun di Serang dalam waktu dekat.
Kepala LLDIKTI Wilayah IV Dr Lukman mengatakan, pihak Kementerian Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) akan besurat kepada Pemprov Banten untuk merealisasikan hibah lahan. Nantinya, gedung LLDIKTI wilayah XVIII yang dibangun di atas lahan seluas 2,3 hektar di Serang.
“Besok kami dari kementerian akan segera memberikan surat resminya. Nanti dari Pemprov Banten akan memberikan hibah, setelah itu kami baru pengusulan satgasnya. Baru nanti tahun depan kami akan coba mulai pembangunan gedungnya,” ujarnya ketika ditemui disela sela perayaan Milad UMT, Minggu 3 Agustus 2025.
Lukman mengatakan, hibah lahan untuk pembangunan kantor LLDIKTI wilayah XVIII sudah mendapat persetujuan dari Gubernur Banten Andra Soni.
“Hibah aset belum dilakukan oleh Pemprov Banten. Baru dalam proses mekanismenya. Tapi secara prinsip sudah ada persetujuan antara kami dengan Pak Gubernur. Tinggal sekarang masalah administratifnya aja,” ujarnya.
Selain mendapat hibah lahan, sambung Lukman, pembangunan gedung pecahan LLDIKTI wilayah IV ini juga akan mendapat kucuran dana dari pemerntah pusat sebesar Rp 100 Miliar yang bersumber dari APBN.
“Itu yang nanti kami yang membangun gedungnya dari APBN, dari pusat. Kalau dari Pemda adalah penyediaan di bawahannya ya lahannya, nanti kami akan siapkan mungkin maksimal sampai kurang lebih segitu, tapi nanti detail dananya tergantung dari gambar desain dan yang lainnya akan dilaksanakan,” tambahnya.
Ditanya mengenai alasan memilih Serang sebagai lokasi pendirian kantor LLDIKTI XVIII, Lukman mengaku jika hal tersebut merupakan kewenangan Gubernur Banten Andra Soni.
“Dari Pak Gubernur kewenangannya. Pak Gubernur yang menentukan lokasinya. Kalau kami hanya, ketika Pak Gubernur menyerahkan aset resmi, kami akan membangunkan gedung dengan seluruh perangkat-perangkatnya,” tambahnya.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan LLDIKTI terkait pembangunan gedung LLDIKTI Wilayah XVIII Banten.
“Alhamdulillah sebenarnya di Provinsi Banten ini dalam dialog kami dengan LLDIKTI. Sebelumnya ada sekitar 84 kampus terlebih yang beroperasional di Provinsi Banten yang terdaftar di LLDIKTI IV dan sebagian ada yang terdaftar di LLDIKTI wilayah III wilayah Jakarta.
“Ada kurang lebih sekitar 220 ribu jumlah mahasiswa yang sedang mengikuti pendidikan di perguruan tinggi di Provinsi Banten kemudian kalau digabung dengan yang terdaftar di LLDIKTI III Jakarta diperkirakan kurang lebih sekitar 300 ribu jumlah mahasiswa yang ada di Provinsi Banten,” imbuhnya.
“Ini menandakan bahwa keinginan kuat masyarakat Banten untuk mendapatkan pendidikan tinggi semakin baik. Dan ini perlu kita tunjang, kita dukung dengan salah satunya nanti akan bekerjasama dengan LLDIKTI wilayah IV.
Andra mengatakan, pihaknya siap mendukung penuh program pemerintah pusat khususnya mengenai pendirian gedung LLDIKTI XVIII.
“Ini kan program dari Kementerian Pendidikan Tinggi ya. Kami sifatnya supporting, di Provinsi Banten sifatnya supporting. Kenapa?. Ya salah satu permintaan dari LLDTIKTI atau asosiasi kampus-kampus yang ada di Provinsi Banten mendatangi kami dan meminta bantuan terkait dengan lahan dan kami telah menindaklanjutinya,” imbuhnya.
“Insya allah sedang dalam proses pengukuran dan sebagainya. Tantangan kami adalah bagaimana bisa banyak meluluskan lulusan SMK dan kemudian ditindaklanjuti dengan perguruan tinggi yang ada di Provinsi Banten. Jadi tugas kami adalah bagaimana berkoordinasi, berkolaborasi dengan pemerintah pusat, kemudian juga dengan kampus-kampus agar pendidikan tinggi di Provinsi Banten ini semakin baik,” pungkasnya. (ger/*)






