Berpotensi Ganggu Pelayaran Merak-Bakauheni

Berpotensi Ganggu Pelayaran Merak-Bakauheni
CUACA EKSTREM: Suasana kapal yang berada di dermaga saat cuaca ekstrem belum lama ini. Kondisi tersebut berpotensi terjadi di Selat Sunda akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

BANTENRAYA.CO.ID – Erupsi Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena berpotensi memengaruhi kelancaran penyeberangan di Selat Sunda, khususnya lintasan Merak–Bakauheni.

Berdasarkan laporan teknis terbaru, aktivitas erupsi menerus masih berlangsung. Potensi bahaya saat ini berasal dari aliran lava yang dapat disertai lontaran batu pijar hingga Minggu (6 September 2026) dini hari.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale mengatakan, ASDP terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

“Apabila terdapat perubahan kondisi yang berpotensi memengaruhi keselamatan pelayaran maupun kelancaran layanan, perusahaan akan melakukan penyesuaian operasional sesuai rekomendasi dan arahan dari instansi berwenang,” katanya melalui rilis resmi pada Minggu (6 September 2026).

BACA JUGA : PMI Banten Kirim Nakes ke NTT Bantu Pengungsi

Windy menambahkan, hingga saat ini operasional layanan penyeberangan lintasan Merak–Bakauheni masih berjalan normal.

Cabang Merak dan Cabang Bakauheni tetap melayani pengguna jasa sesuai ketentuan operasional yang berlaku, dengan tetap memperhatikan perkembangan cuaca, kondisi perairan, serta aktivitas Gunung Anak Krakatau.

“Untuk memastikan keselamatan dan kelancaran layanan, Cabang Merak dan Bakauheni secara intensif melakukan pemantauan situasi di lapangan serta berkoordinasi dengan instansi terkait.

Setiap perkembangan informasi dari otoritas berwenang menjadi perhatian dalam menentukan langkah operasional yang diperlukan,” ujarnya.

BACA JUGA : Dindik Kabupaten-Kota Beda Sikap

Windy mengimbau seluruh pengguna jasa yang akan melakukan perjalanan melalui lintasan Merak–Bakauheni untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi terkait layanan penyeberangan.

Pengguna jasa juga diharapkan memperhatikan arahan petugas di lapangan serta melakukan perjalanan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Untuk memperoleh informasi terbaru terkait layanan penyeberangan, kondisi operasional, maupun bantuan perjalanan, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center ASDP 191,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Unit Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kelas I Merak Fadholi Akhmad mengatakan, kondisi Selat Sunda saat ini masih kondusif dan aman, termasuk untuk aktivitas penyeberangan Merak–Bakauheni.

BACA JUGA : Bupati Copot Kepala SDN 1 Rangkasbitung Timur

Kendati demikian, masyarakat tetap perlu mewaspadai potensi peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

“Perlu mewaspadai potensi peningkatan aktivitas gunung anak Krakatau,” ungkapnya.

Fadholi meminta seluruh stakeholder terkait memperhatikan informasi dari PVMBG untuk memantau perkembangan kondisi Gunung Anak Krakatau.

“Termasuk informasi dari BMKG terkait sebaran debu atau abu vulkanik karena erat kaitannya dengan arah angin,” jelasnya.

BACA JUGA : UKK BUMD Banten Digelar Besok, Hasil Seleksi Bakal Jadi Penentu Nasib

Lebih lanjut, Fadholi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik. Jika sudah merasakan adanya debu atau abu vulkanik, masyarakat diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

“Untuk daerah yang sudah merasakan adanya abu atau debu vulkanik agar menggunakan masker jika beraktifitas di luar dan mengenakan helm saat berkendara untuk menjaga mata dari terpaan,” pungkasnya. (uri)

 

Pos terkait