BANTENRAYA.CO.ID – Walikota Serang Budi Rustandi dianugerahi penghargaan unik sebagai Kepala Daerah Tergokil di Provinsi Banten, dari Harian Umum Banten Raya.
Penghargaan ini diberikan atas lompatan besar pembangunan di Kota Serang di bawah nakhoda Budi Rustandi yang dinilai melampaui ekspektasi masyarakat.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pemimpin Redaksi Harian Umum Banten Raya Rahmat Kurniawan, di ruang kerja Walikota, Gedung Setda Lantai 2, Puspemkot Serang, pada Selasa (27 Oktober 2026).
Turut membersamai penyerahan piagam penghargaan tersebut Redaktur Pelaksana (Redpel) Harian Umum Banten Raya Darjat Nuryadin, Head of Partnership and Advertising Danang Sugiarto, dan Tim Media Sosial Banten Raya Doni Kurniawan dan Yuswan.
BACA JUGA : Ubrug Cilegon Ikut Event Internasional di Pakistan
Dalam momentum tersebut, Rahmat Kurniawan mengungkapkan, di bawah komando Budi Rustandi, Kota Serang mengalami transformasi wajah kota yang sangat masif.
Hebatnya, lompatan pembangunan ini berhasil dieksekusi di tengah kondisi anggaran daerah yang serba terbatas.
“Sejak Kota Serang dipimpin Pak Budi Rustandi, banyak pembangunan yang di luar ekspektasi masyarakat.
Meskipun dalam keterbatasan anggaran dan di tengah efisiensi, berbagai program Pak Walikota tetap berjalan. Pembangunan menyentuh berbagai sektor vital,” ujar Rahmat.
BACA JUGA : Budi Rustandi Puji Semangat Gotong Royong Warga Gelam Bangun Gapura
Beberapa gebrakan nyata yang menjadi motor penghargaan ini di antaranya meliputi, Revitalisasi Alun-Alun Kota Serang yang kini tampil lebih modern dan ikonik. Penataan Kawasan Royal Baroe menjadi pusat aktivitas yang lebih rapi.
Pembangunan fasilitas trotoar yang ramah pejalan kaki, akselerasi betonisasi jalan secara masif di 17 titik wilayah, pembangunan pedestrian di Jalan Diponegoro, serta pembenahan Jalan Juhdi.
Selanjutnya, pembangunan Proyek Flyover Terondol (Unyur–Kaligandu), drainase dan proyek betonisasi jalan di 17 titik dengan target total panjang 18,8 kilometer pada tahun 2026, yang tersebar di wilayah Taktakan, Kasemen dan Walantaka.
Penanganan banjir dengan melakukan normalisasi selokan/saluran air serta memprioritaskan drainase di wilayah perbatasan.
BACA JUGA : Citra Banten Sediakan Oleh-oleh Paling Lengkap di Kota Serang
Budi Rustandi juga aktif menggandeng lembaga sosial dan sektor swasta agar pembangunan tidak hanya bergantung pada APBD, seperti bidang kesehatan dan pemberdayaan perempuan dengan mengadakan pelatihan pembuatan bibit rumah sehat probiotik bagi 2.000 ibu serta menyediakan 2 unit mobil layanan home care.
Bidang pendidikan, melakukan penyaluran beasiswa bagi pelajar, program penyediaan seragam sekolah gratis, serta pembangunan madrasah diniyah, dan bantuan seragam gratis untuk siswa baru SDN dan SMPN se Kota Serang.
Kemudian melakukan pengembangan aplikasi Serang Digital untuk memodernisasi pelayanan publik, menjalankan program bedah kampung dan bedah rumah marbot, satu keluarga satu pengusaha program Serang Preneur, satu kelurahan satu sarjana menggandeng UPG, dan satu Kecamatan satu dokter (diwujudkan tahun 2027).
“Atas terobosan Pak Walikota ini, kita sebut Pak Walikota sebagai Kepala Daerah Tergokil. Ini sangat luar biasa.
BACA JUGA : Pabrik Sepatu Kabur dan PHK 1.100 Karyawan, Hasbi Tuding Ada Gangguan Oknum
Kota Serang Berbudi, Kota Serang Meledog, Walikotanya Gokil,” pungkas Rahmat dengan penuh semangat saat menyerahkan piagam.
Rahmat menambahkan, apresiasi ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan fiskal bukan menjadi penghalang bagi seorang kepala daerah untuk menghadirkan mahakarya pembangunan bagi masyarakat Kota Serang.
Merespons predikat yang tidak biasa tersebut, Budi Rustandi menyikapinya dengan positif. Ia memandang penghargaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bahan bakar untuk memacu kinerjanya dalam membenahi fasilitas publik di Kota Serang.
“Baik yang pertama adalah saya mengapresiasi, dan terima kasih banyak karena ini bagian dari pada untuk memotivasi diri saya sendiri, agar saya bisa lebih memajukan Kota Serang yang lebih baik,” ujar Budi.
BACA JUGA : Walikota Serang Wajibkan Peserta MTQ Beridentitas Lokal
Ia juga menegaskan bahwa apresiasi tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Serang yang solid mengawal program kerja visi-misi pasangan Budi-Agis.
Budi juga memaparkan rencana strategis pembangunan infrastruktur skala besar yang siap dieksekusi tahun depan. Fokus utama Pemkot Serang adalah melakukan penataan kawasan ikonik perkotaan demi menghidupkan roda perekonomian warga.
Beberapa proyek besar yang masuk radar pembangunan tahun depan meliputi revitalisasi Tamansari dengan penataan kawasan agar menjadi ruang publik yang lebih representatif.
Penataan trotoar Pasar Lama dengan merapikan area pedestrian dengan konsep ramah pejalan kaki. Kemudian gedung parkir baru yang mengusung konsep parkir satu sebelah untuk mengurai kemacetan.
BACA JUGA : FLPP Rumah Subsidi di Banten Capai 54 Persen
Serta sistem kabel bawah tanah yang bekerja sama dengan PLN untuk menanam kabel ke dalam tanah agar estetika kota terjaga.
Melalui proyek ini, Pemkot Serang berambisi mengintegrasikan tiga kawasan utama yakni Alun-alun, Royal Baroe, dan Pasar Lama. Kawasan “Segitiga Emas” ini diproyeksikan akan bertransformasi menjadi pusat perekonomian baru yang modern dan tertata rapi.
“Mudah-mudahan ini menjadi sentra ekonomi ketika kita menyambungkan kawasan tersebut dan semuanya bisa berjalan baik serta lancar,” tambahnya.
Hebatnya, proyek ambisius penataan estetika kota ini dipastikan tidak akan membebani APBD Kota Serang secara penuh.
BACA JUGA : Pabrik Sepatu Kabur dan PHK 1.100 Karyawan, Hasbi Tuding Ada Gangguan Oknum
Budi bergerak taktis dengan membangun sinergi lintas pemerintah dan berhasil mengamankan dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Banten.
“Iya kita akan minta bantuan Pak Gubernur. Insya Allah di tahun depan Pak Gubernur akan membantu kita terkait pembangunan Tamansari dan Pasar Lama,” ujar Budi optimistis.
Dengan dukungan dana dari Pemprov Banten serta percepatan proyek infrastruktur dari PLN, wajah Kota Serang tahun depan diprediksi akan berubah total menjadi kota metropolitan yang lebih bersih, rapi, dan ramah investasi. (harir)





