BANTENRAYA.CO.ID – Berikut contoh teks amanat pembina upacara 17 Agustus di sekolah yang singkat dan menarik serta mudah dipahami untuk perayaan HUT RI nanti.
Hari Kemerdekaan Indonesia yang dirayakan setiap 17 Agustus pastinya akan dimulai dengan upacara bendera 17 Agustus di lapangan yang dilakukan pemerintah, sekolah hingga kelurahan.
Dalam upacara bendera, ada salah satu susunan acara yaitu amanat dari pembina upacara. Pada upacara 17 Agustus nanti, pembina akan menyampaikan satu dua hal terkait Hari Kemerdekaan Indonesia.
Contoh teks amanat pembina upacara ini juga bisa dipakai pada upacara rutin setiap Senin sebelum atau sesudah hari kemerdekaan.
BACA JUGA: 10 Link Poster Hari Kemerdekaan Indonesia untuk Menyambut 17 Agustus 2023
Nah, tak perlu bingung jika ditunjuk sebagai pembina upacara untuk upacara bendera 17 Agustus nanti. Berikut contok teks amanat pembina upacara 17 Agustus di sekolah yang mudah dihafal.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Hadirin yang berbahagia,
Bertepatan dengan momen yang bersejarah ini, dengan rasa syukur dan kebanggaan yang tak terhingga, kita berkumpul dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78.
Di tengah semaraknya perayaan ini, marilah kita bersama-sama merefleksikan perjalanan panjang bangsa Indonesia, memuliakan jasa-jasa para pahlawan, dan merenungkan arah masa depan negara tercinta.
BACA JUGA: Tayang di Bioskop, Ini Sinopsis Film Haunted Mansion yang Bergenre Komedi Horor
Sejarah telah mencatat perjuangan heroik para pejuang kita yang dengan jiwa yang berkobar-kobar mengusir penjajah dari tanah air.
Semangat juang, persatuan, dan kesatuan menjadi pondasi kuat yang membawa Indonesia meraih kemerdekaan. Semangat inilah yang harus kita tanamkan dan lestarikan dalam setiap aspek kehidupan kita.
Kemerdekaan adalah anugerah terbesar bagi bangsa kita. Oleh karena itu, marilah kita manfaatkan kesempatan ini untuk memupuk rasa cinta tanah air dan kepedulian terhadap bangsa dan negara.
Jangan biarkan semangat ini pudar, tetapi mari kita pupuk dan rawat setiap hari, sehingga Indonesia terus berkembang dan maju menjadi bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur.
Pada momen berbahagia ini, mari kita jadikan Hari Kemerdekaan sebagai momentum untuk merenungkan perjalanan bangsa selama 78 tahun terakhir.
Terdapat banyak capaian gemilang yang telah kita raih, namun masih banyak hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan. Mari bersama-sama berkomitmen untuk membangun Indonesia yang lebih baik dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Saudara-saudara sekalian,
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragam, baik dari segi budaya, suku, agama, maupun bahasa. Keberagaman inilah yang menjadi kekayaan kita, dan marilah kita jadikan keberagaman ini sebagai perekat persatuan dan kesatuan.
Kita tidak boleh terpecah belah oleh perbedaan, tetapi justru harus saling menghargai dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Mari kita tingkatkan semangat gotong-royong dan saling membantu antar sesama. Dengan berbagi beban dan bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan, kita akan mampu mengatasi segala rintangan yang dihadapi bangsa ini. Sebab, hanya dengan bersatu, Indonesia akan semakin kuat dan teguh di mata dunia.
Kepada para pemuda, kalian adalah penerus cita-cita bangsa. Mari kita terus bangkit, berani bermimpi, dan berusaha untuk mewujudkan impian-impian besar bagi kemajuan bangsa.
Jadikan semangat kemerdekaan sebagai pendorong untuk terus berkarya dan berinovasi demi kemajuan Indonesia yang lebih baik.
Sebelum saya mengakhiri amanat ini, mari kita luangkan waktu untuk berdoa bersama, memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa, semoga Indonesia senantiasa diberkahi dan dilindungi dalam setiap langkahnya.
Mari kita berdoa juga untuk para pahlawan kita yang telah gugur, semoga mereka mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.
Akhir kata, mari kita rayakan Hari Kemerdekaan ini dengan rasa syukur dan kebersamaan. Semoga semangat kemerdekaan ini senantiasa membara dalam diri kita semua, menjadi pendorong untuk terus berjuang, berkontribusi, dan memajukan Indonesia ke arah masa depan yang gemilang.
Merdeka! Merdeka! Merdeka!
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Demikian salah satu contoh teks amanat pembina upacara 17 Agustus yang bisa menjadi referensi saat upacara bendera nanti.***




