Dana Desa Petir Rp900 Juta Dibawa Kabur Pegawai

Dana Desa Petir Rp900 Juta Dibawa Kabur Pegawai

BANTENRAYA.CO.ID – Kepala Urusan (Kaur) Keuangan Desa Petir, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Yoli diduga membawa kabur dana desa sebesar Rp900 juta. Uang tersebut diduga dipakai untuk judi online (judol).

Saat ini keberadaan pelaku belum diketahui pasti, namun akibat dana desa dibawa kabur tersebut pembangunan fisik tidak bisa berjalan dengan maksimal.

Camat Petir Fariz Ruhyatullah mengatakan, pada pencairan tahap pertama sekitar Maret 2025, pelaku sempat menggelapkan dana desa tanpa sepengetahuan kepala desa.

Bacaan Lainnya

“Ada beberapa kegiatan yang enggak bisa dilaksanakan karena menurut pelaku, tahap kedua belum cair. Kemudian pelaku membuat surat penyataan dengan menggunakan tanda tangan kepala desa palsu,” ujarnya, Kamis (2 Oktober 2025).

Lingkungan Kemaranggen Kota Serang Butuh JPO

Ia menjelaskan, saat pencairan dana desa tahap kedua pada Agustus 2025, pelaku langsung kabur membawa dana desa tanpa sepengetahuan keluarga dan pegawai desa.

“Saat tahap kedua baru muncul di bulan Agustus itu langsung raib dan kaur keuangannya kabur. Kepala desa juga kaget, untungnya enggak pingsan, totalnya Rp900 juta yang dibawa kabur,” katanya.

Fariz menuturkan, setelah raibnnya dana desa sejumlah kegiatan seperti optimlisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan pembangunan fisik tidak bisa dilaksanakan oleh pihak desa.

“Kepala desa sudah melaporkan ke Polres Serang, kita masih nunggu apa bakal ditetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang atau tidak). Tapi yang namanya pertanggungjawaban anggaran dana desa itu tetap kepala desa,” jelasnya.

26 SPPG Belum Sertifikasi Higenis

Ia mengungkapkan, tim kecamatan sudah melakukan monev sesuai prosedur dan kasus tersebut tengah ditangani oleh Polres Serang.

“Rekening koran sudah diambil sama Polres, kita mengingatkan segala macam sudah. Namun kita hanya sebatas tahu kulitnya, dan enggak sampai tahu masalah pencairannya,” paparnya.

Pihaknya belum mengetahui pasti alasan oknum kaur keuangan membawa kabur dana desa, namun dugaan terkuat karena terlibat judol dan saat ini pelaku masih buron.

“Sekarang orangnya buron, dia sebenarnya orang Medan dan keluarganya juga sudah melepas. Mungkin udah berat kali hidupnya, kalau menduga kayanya dia terlihat judol,” tuturnya. (andika)

Pos terkait