Empat Anggota DPR RI Dinonaktifkan oleh Partainya, Didominasi Artis

WhatsApp Image 2025 08 31 at 15.23.46
Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi dalam siaran persnya pada Minggu 31 Agustus 2025 di Instagram @amanatnasional.

BANTENRAYA.CO.ID – DPP PAN mengambil keputusan tegas atas Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Surya Utama atau Uya Kuya buntut aksi joget-joget viral beberapa waktu lalu.

Setelah Partai NasDem yang juga menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, kini gini PAN yang menonaktifkan Eko Patrio dan  Uya Kuya.

Di mana, politisi yang dinonaktifkan tiga diantaranya memiliki background artis yakni Eko Patrio, Uya Kuya dan Nafa Urbach.

Bacaan Lainnya

Eko dan Uya secara resmi dinonaktifkan sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PAN.

Keputusan tersebut disiarkan langsung Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi dalam siaran persnya pada Minggu 31 Agustus 2025 di Instagram @amanatnasional.

BACA JUGA: Sama dengan NasDem, PAN Nonaktifkan Uya Kuya dan Eko Patrio Sebagai Anggota DPR RI

Hal itu dipicu isu kenaikan gaji DPR maupun tunjangan perumahan Anggota DPR RI dan aksi joget-joget di gedung DPR RI beberapa waktu lalu, hingga pada akhirnya gelombang demonstrasi bukan hanya ada di pusat tapi juga sampai ke daerah.

Sebelum Eko dan Uya dinonaktifkan, sebelumnya, Faksi Nasdem juga menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Na Urbach sebagai anggota DPR RI Fraksi Nasdem.

Viva menyatakan, keduanya secara resmi dinonaktifkan sebagai anggota DPR RI Fraksi Pan terhitung pada 1 September 2025 nanti.

“Mencermati dinamika dan perkembangan saat ini, DPP PAN memutuskan untuk menonaktifkan Saudaraku Eko Hendro Purnomo dan Saudaraku Surya Utama sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PAN DPR RI terhitung sejak hari Senin, 1 September 2025,” katanya sebagaimana dikutip dari Youtube PAN TV, Minggu 31 Agustus 2025.

BACA JUGA: Partai NasDem Non Aktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR RI

Selain menonaktifkan keduanya, Viva menyatakan, berdasarkan dinamika yang berkembang dan setelah melalui pembahasan di partai, DPP Partai Amanat Nasional dengan ini menyatakan sejumlah sikap lainya.

“PAN berkomitmen untuk terus mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat untuk menjadi kebijakan dan program-program pemerintah agar sesuai dengan aspirasi masyarakat dan dapat bermanfaat buat masyarakat secara langsung,” jelasnya.

Di sisi lain, Viva juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas dinamika yang terjadi.

“Siaran Pers ini dibuat disertai dengan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia agar dapat menata kembali untuk perjuangan di masa depan,” ucapnya.(Uri)***

Pos terkait