BANTENRAYA.CO.ID – Guna mengantisipasi terjadinya tawuran pelajar, sebanyak 28 pelajar berasal dari SMAN 1 Jawilan,
SMK Ikhlas Jawilan, dan SMK Prestasi Cikande diamankan anggota kepolisian saat numpang truk di jalan raya Serang-Tangerang, tepatnya di Desa Julang, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Senin (21 Juli 2025) malam.
Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko membenarkan jika anggota Polsek Cikande mengamankan puluhan pelajar SMA sederajat dari beberapa sekolah di Kabupaten Serang.
Hal itu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kenakalan remaja yang marak terjadi.
Pimred Award 2025: Tangsel Terbaik Bidang Komunikasi dan Keterbukaan Informasi
“Seluruh pelajar yang diamankan langsung kami lakukan penggeledahan,” katanya kepada Banten Raya, Selasa (22 Juli 2025).
Condro menerangkan, dari penggeledahan kepolisian tidak menemukan satu pelajar pun yang membawa senjata tajam ataupun benda-benda lain yang membahayakan.
“Setelah mendapatkan arahan dan pembinaan, selanjutnya para pelajar diantar pulang petugas Polsek Cikande menggunakan 2 kendaraan dinas,” terangnya.
Dalam pemeriksaan, Condro menjelaskan para pelajar itu baru selesai swafoto di sekitar interchange tol Cikande.
Pelebaran Perempatan Titan Arum Kota Serang Gunakan Dana CSR
Selesai berswafoto, puluhan pelajar tersebut berniat pulang menumpang truk. “Mereka hendak nge-BM atau menumpang kendaraan truk bak terbuka yang melintas,”
Condro mengpresiasi personil Polsek Cikande yang telah menjalankan program Pergerakan Cepat Anggota Kepolisian (PECAK).
Program yang digaungkan Kapolda Banten Irjen Suyudi Ario Seto bentuk kecepatan anggota menindaklanjuti laporan masyarakat.
“Tidak hanya itu, kecepatan dalam penanganan setiap peristiwa yang terjadi juga menjadi bagian dari program tersebut,” tandasnya.
Terlacak GPS, Pelaku Curanmor Diamuk Massa
Dalam kesempatan itu, Condro meminta agar orang tua lebih meningkatkan pada anak-anaknya, tentunya di luar jam sekolah.
Jangan biarkan anak-anak keluar rumah dengan alasan yang tidak jelas.
“Kami imbau para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat kenakalan remaja yang tentunya akan merugikan masa depannya,” pintanya. (darjat)







