BANTENRAYA.CO.ID – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Serang Ina Linawati memiliki hobi nyanyi sejak kecil.
“Hobi nyanyi sejak kelas 5 SD,” ujar Ina, kepada Bantenraya.co.id, Jumat 18 Juli 2025.
Dikala sedang jenuh, Ia mengisi waktunya dengan karokean.
“Kalau lagi lelah capek saya karaokean di rumah, karena punya hobi nyanyi,” ucap dia seraya tertawa.
Lagu-lagu favorit yang biasa Ina bawakan hampir semua genre ia suka.
“Saya suka lagu Judika Mapala, Rosa hati yang kau sakiti, Lesti egois. Kadang lagu Rita Sugiarto juga saya suka nyanyiin. Lagi sedih semua ya. Tapi pada dasarnya semua genre saya suka kok,” tuturnya.
Suasana karokean Ia makin syahdu ketika suami dan anaknya ikut membersamai.
“Suami dengan anak cuma nemenin sih. Nggak bisa nyanyi,” jelas Ina.
Ina mengaku merasakan suasana hatinya jadi nyaman dan lelah pun sirna tatkala hobinya tersalurkan lewat karokean.
“Saya merasa lewat suara bernyanyi dan lewat musik membuat saya lebih rileks. Semua rasa lelah hilang,” akunya.
Ia juga sempat merasakan ikut kompetisi musik lokal, hanya saja Ina belum ditakdirkan untuk menjadi pemenang.
“Tapi nggak pernah dapat juara.
Sekedar menyalurkan hobi aja sih, dan belum pernah kursus vocal, jadi cuma bakat aja,” tuturnya.
Meski tanpa pernah kursus vocal, Ina memiliki suara yang merdu, hingga akhirnya ia dilirik oleh temannya untuk gabung bersama grup bandnya.
“SMP kelas 3 itu saya ikut band sekitar tahun 89,” ujar Ina.
Ia menuturkan, awal muasal menjadi anak band, karena ditawari oleh teman sekolahnya.
“Saya diajak teman yang sudah ada band nya,” ucap dia.
Bersama grup bandnya, Ina berposisi sebagai vokalis, karena kurang tertarik dalam memainkan alat musik.
“Saya jadi vokalis aja. Saya tidak bisa main alat musik,” katanya.
Salah satu lagu favorit yang Ia nyanyikan saat ngeband kala itu adalah milik salah satu penyanyi ternama pada masanya.
“Saya suka nyanyiin lagu Nike Ardila. Jadul banget ya,” kata Ina.
Ina pun sudah merasakan atmosfer manggung sejak SMP. Bahkan ia sudah merasakan tur manggung bersama bandnya.
“SMP sudah manggung keliling sekitar Merak-Cilegon, karena saya asli Serang tapi dulu tinggal di Merak, ayah saya pindah tugas ke Serang lagi tahun 1990,” ucap dia.
Ia juga sempat merasakan ikut kompetisi musik lokal, hanya saja ia belum ditakdirkan untuk menjadi pemenang.
“Tapi nggak pernah dapat juara. Hahaha.
Sekedar menyalurkan hobi aja sih, dan belum pernah kursus vocal jadi cuma bakat aja,” tuturnya.
Beranjak SMA, Ina masih eksis di dunia musik. Ia juga diajak bergabung bersama salah satu grup band di sekolahnya.
“SMA saya ikut band sekolah lagi. Masih sama saya juga vokalis di band SMA. Cuma lupa nama bandnya,” kata Ina.
Setelah menamatkan SMA, Ia mengaku sempat vakum di dunia band, karena kesibukannya kuliah.
“Saya berhenti ngeband itu pas lulus SMA, karena kuliah di Bandung,” jelas dia.
Meski telah lama vakum ngeband, Ina terus merawat dan mengasah olah vokalnya melalui karokean di rumahnya. Ketika ada kesempatan ia pun tampil kembali ngeband diawal karir menjadi seorang abdi negara.
“Awal PNS di provinsi mulai ikut band tahun 2005-an kayaknya,” ungkapnya.
Selama menjadi anak band, Ia belum sempat mengeluarkan album.
“Iya cuma nggak sampai ngeluarin album. Sekadar menyalurkan hobi aja,” terang dia.
Ina merasa bersyukur talentanya dalam tarik suara didukung penuh oleh keluarga tercintanya.
“Sangat mendukung. Bahkan almarhum ayah saya yang suka nganterin,” kenang Ina. (harir)







