Jalan Raya Panimbang-Cibaliung Berlubang

BERBAHAYA : Jalan Raya Panimbang-Cibaliung, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang berlubang membahayakan pengendara, Senin (21/11).

PANDEGLANG, BANTEN RAYA – Kondisi Jalan Raya Panimbang-Cibaliung, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang berlubang. Padahal, jalan raya Panimbang-Cibaliung baru selesai diperbaiki. Namun kembali rusak dan mengganggu pengendara dan warga yang melintas.

Anggi warga Panimbang membenarkan, jalan Panimbang-Cibaliung baru saja dibangun. Akan tetapi, tidak cukup lama jalan tersebut kembali berlubang. “Iya baru saja satu bulan lalu jalan yang berlubang itu ditambal, tapi kok sekarang malah berlubang lagi,” kata Anggi, Senin (21/11).

Akibat jalan berlubang, kata dia, ada beberapa pengendara motor mengalami kecelakaan hingga harus dilarikan ke rumah sakit. “Kemarin ada dua orang yang kecelakaan,” ujarnya. Anggi, meminta pemeirntah tidak melakukan pembiaran pada persoalan tersebut agar tidak ada korban yang kembali terjatuh. “Kami berharap segera diperbaiki, atau kasih rambu-rambu dulu supaya tidak ada korban lagi, soalnya kalau malam hari kondisi jalan sangat gelap,” harapnya.

Dijelaskannya, sesuai Pasal 24 undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan (LLAJ) mewajibkan penyelenggara jalan untuk segera memperbaiki jalan yang rusak yang dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas. “Sesuai aturan jika belum dapat dilakukan perbaikan jalan yang rusak, penyelenggara jalan wajib memberi tanda atau rambu pada jalan yang rusak untuk mencegah terjadinya kecelakaan,” jelasnya.

Sapri warga lainnya menuturkan, jalan Panimbang-Cibaliung padat kendaraan. Jika jalan tersebut dibiarkan berlubang sangat berbahaya untuk pengendara. Ditambah, kondisi jalan tersebut setiap malam hari gelap. “Jalan berlubangnya sangat dalam, padahal itu baru selesai direhabilitasi, ditambah jalan itu gelap, kan bahaya buat pengendara,” tuturnya. Menurutnya, perbaikan jalan raya Panimbang-Cibaliung menjadi kewenangan Pemprov Banten. “Dari informasi yang saya dapat perbaikan jalan itu kewenangan provinsi, tapi coba dikoordinasikan,” ujarnya. (yanadi/muhaemin)

Pos terkait