BANTENRAYA.CO.ID – Maulid Nabi Muhammad SAW, peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, akan segera tiba. Pada tahun 2023, Maulid Nabi Muhammad SAW diperkirakan akan jatuh pada tanggal 26-27 September.
Peringatan Maulid Nabi merupakan momen penting bagi umat Islam di seluruh dunia untuk mengenang dan memperingati kehidupan dan ajaran Nabi Muhammad SAW, sang utusan Allah SWT.
Nabi Muhammad SAW adalah salah satu pemimpin yang pernah ada di dunia. Beliau berhasil memimpin umat Islam dan menyebarkan ajaran Islam ke seluruh penjuru dunia, meskipun beliau telah meninggal.
Beliau lahir pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun 571 M dan diangkat menjadi rasul pada usia 40 tahun. Rasulullah SAW wafat pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun 11 H atau 8 Juni 632 M di kota Madinah, pada usia 63 tahun. Sejak itu, umat Islam memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW dengan berbagai cara di seluruh dunia.
Di Provinsi Banten, masyarakat memiliki tradisi sendiri dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Selain mengadakan ceramah oleh ulama, masyarakat juga sering mengadakan pawai, arak-arakan, atau karnaval di jalan raya.
Salah satu hal yang menarik dalam tradisi ini adalah kreativitas masyarakat dalam menghias kendaraan mereka. Beberapa kendaraan dihias menjadi tank, unta, perahu, karpet terbang, dan masih banyak lagi. Hal ini memberikan nuansa meriah dan memperlihatkan kecintaan masyarakat terhadap Nabi Muhammad SAW.
Selama pawai, shalawat, marawis, atau qasidah sering mengiringi perjalanan. Suara merdu dari musik dan nyanyian tersebut memberikan suasana yang khusyuk dan penuh kegembiraan.
Selain itu, para peserta karnaval juga sering membagikan makanan kepada masyarakat yang menyaksikan. Makanan tersebut biasanya digantung di hiasan kendaraan atau dilemparkan langsung ke penonton di pinggir jalan. Hal ini menambah keceriaan dan kebahagiaan dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Namun, tradisi ini juga sempat menjadi perbincangan di kalangan masyarakat. Beberapa pihak berpendapat bahwa Rasulullah SAW sendiri jarang merayakan hari lahirnya. Mereka mengutip pendapat bahwa perayaan ulang tahun tidak disunnahkan dalam agama Islam.
Menurut Syukron Maksum, “Perayaan ulang tahun sesungguhnya tidak pernah disunnahkan untuk dirayakan karena itu hukumnya tidak pernah sampai kepada sunnah apalagi wajib. Kalaupun didasarkan pada tradisi, maka paling tinggi hukumnya mubah.”
Meskipun ada perbedaan pendapat, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Provinsi Banten tetap menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh masyarakat setiap tahun. Tradisi ini menjadi wujud rasa cinta dan penghormatan mereka terhadap Nabi Muhammad SAW.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan kesempatan bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan, mengenang ajaran-ajaran Nabi Muhammad SAW, dan meningkatkan kecintaan mereka terhadap Islam.
Semoga peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW di Provinsi Banten tahun ini dapat memberikan manfaat spiritual dan mempererat tali persaudaraan umat Islam.***







