MPLS Jangan Jadi Ajang Perundungan

MPLS Jangan Jadi Ajang Perundungan

BANTENRAYA.CO.ID – Tahun ajaran baru 2025/ 2026 dimulai hari ini, Senin (14 Juli 2025) dengan melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Sejumlah pihak meminta agar pelaksanaan MPLS tidak menjadi ajang perundungan (bullying) oleh murid senior kepada murid baru.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten Yeremia Mendrofa mengatakan, masa pengenalan sekolah seharusnya menjadi waktu yang menyenangkan bagi siswa mengenal lingkungan sekolah tempat mereka akan belajar nanti.

Bacaan Lainnya

Karena itu, masa pengenalan sekolah jangan sampai menjadi ajang perundungan (bullying) bagi siswa.

80 Ribu Siswa Gagal Masuk SLTA Negeri

“Jangan sampai ada bullying,” kata Yeremia, Minggu (13 Juli 2025).

Yeremia pun sudah memperingatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten hingga sekolah-sekolah yang ada di Provinsi Banten agar mengawasi kegiatan MPLS supaya terhindar dari aktivitas perundungan.

Jangan sampai pengawasan kegiatan MPLS melemah sehingga bullying terjadi selama masa MPLS.

“Saya telah menitipkan pesan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten dan sekolah-sekolah supaya menjaga MPLS jangan sampai terjadi bullying dan kekerasan,” katanya.

Tolak Hapus TUTA, Puluhan Guru Provinsi Banten Salat Istighosah di Masjid Raya Albantani

Yeremia menyatakan, kegiatan MPLS harus menjadi kegiatan yang menyenangkan dan ramah terhadap anak. Sebab hanya dengan itu maka anak-anak atau siswa baru akan betah berada di sekolah.

Dengan suasana semacam itu juga maka anak-anak akan bersemangat saat belajar untuk meraih cita-cita mereka.

Bila suasana semacam ini dapat diciptakan oleh semua sekolah di Provinsi Banten, dia yakin satu generasi atau satu angkatan siswa itu akan menjadi generasi unggul yang akan menjadi generasi emas menuju Indonesia Emas 2045 nanti sesuai harapan pemerintah pusat.

“Karena itu, ciptakan kegiatan MPLS dengan menyenangkan, ramah, dan mendidik,” katanya.

Kusna Ramdani, Ingin Berhenti Merokok

Harapan yang sama disampaikan Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten Rifki Hermiansyah.

Dia meminta agar ajang MPLS jangan dijadikan sebagai ajang perpeloncoan yang dilakukan siswa senior kepada siswa junior.

“Mari jadikan PMLS sebagai kegiatan ta’aruf antara sesama siswa, siswa dengan guru.

Jangan jadikan PMLS sebagai perpeloncoan senior dengan junior,” katanya.

Pemkot Serang Siagakan 3 Mobil Demi Ringankan Warga Sukadana Saat Pindahan

Dia berharap MPLS di Provinsi Banten berjalan dengan lancar dan sukses tanpa adanya perundungan dan kekerasan kepada siswa baru.

Komisi V DPRD Provinsi Banten, kata Rifki, akan selalu mendukung pelaksanaan MPLS sebagai ajang pengenalan dan silaturahmi siswa dan guru.

“Komisi V DPRD Provinsi Banten berharap MPLS tahun ini berjalan lancar dan sukses,” katanya berharap. (tohir)

Pos terkait