Trending

Pemprov Siapkan 3 Opsi Penyelesaian Honorer

SERANG, BANTEN RAYA- Pemprov Banten menyiapkan 3 opsi penyelesaian tenaga honorer yang bakal dihapuskan pada 28 November 2023 mendatang. Opsi-opsi tersebut akan disesuaikan berdasarkan hasil validasi pendataan yang dilakukan pemprov.

Penjabat (Pj) Sekda Banten M Tranggono mengatakan, setelah keluarnya surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait penghapusan honorer Pemprov Banten telah menindaklanjutinya. Salah satunya dengan melakukan validasi data terkait jumlah honorer di lingkup kerjanya. “Telah dilakukan validasi data jumlah honorer,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/6).

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mengatakan, dari hasil pendataan tersebut pihaknya membagi honorer dalam 3 kategori. Pertama adalah honorer yang bermasalah atau mereka yang hanya datang dan absen serta tidak memiliki kapasitas. Untuk kategori ini, pemprov tidak akan mempertahankannya. “Reward and punishment (penghargaan dan sanksi) perlu dilakukan,” katanya.

Selanjutnya dipaparkan Tranggono, kategori honorer yang kedua adalah mereka yang memiliki keterampilan khusus seperti perawat dan guru. Untuk kategori ini akan dipertahankan dan akan dijadikan sebagai tenaga outsourcing.

“Karena tidak ada tenaga honorer lagi tahun depan. Hanya PNS, PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) dan outsourcing. Outsourcing bisa jadi solusi dan itu bukan hal yang tabu,” ungkapnya.

Ia menegaskan, tenaga kerja outsourcing memiliki kelebihannya tersendiri terutama bagi yang memiliki keterampilan. Mereka bisa diikutkan dalam pelatihan dalam peningkatan kompetensi, sehingga standar gajinya bisa terus dinaikan.

Baca artikel Bantenraya.co.id lainnya di Google News
 
1 2Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button