BANTENRAYA.CO.ID — PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) resmikan proses pembangunan kapal Utility Boat 22 Pax bersama PT Tesco Indomaritim melalui proses keel laying di Galangan Tesco Indomaritim, Babelan, Bekasi. Kegiatan keel laying menandai langkah besar PTK dalam mendukung distribusi dan ketahanan energi di Indonesia dengan memastikan kehandalan dan ketersediaan armada kapal yang dimiliki.
BACA JUGA : bank bjb Dukung Semarang Mountain Race 2026, Ribuan Pelari Ramaikan Kawasan Ungaran
Direktur Utama PTK, I Ketut Laba menegaskan, keandalan layanan kapal dan operasional lepas sandar kapal di pelabuhan dalam mendukung ketahanan energi nasional merupakan wujud visi dan misi perusahaan.
“Dalam mewujudkan PTK menjadi perusahaan yang handal, bertumbuh dan berkelanjutan, PTK melakukan peremajaan dan penambahan kapal bertahap dan selektif sesuai kebutuhan pelanggan, bekerja sama dengan galangan nasional melalui proses lelang yang transparan dan akuntabel, dalam hal ini kami bekerja sama dengan PT Tesco Indomaritim” ujarnya di sela kegiatan Keel Laying, di Bekasi, Senin (20/4).
BACA JUGA : RSUD Adjidarmo Diduga Lambat Lakukan Pelayanan, Bayi Meninggal di Perut
Indonesia terdiri dari lebih dari 17.000 pulau, sehingga tantangan distribusi energi menjadi yang terkompleks di dunia. Lebih dari 60% distribusi energi nasional bergantung pada jalur laut, menjadikan keandalan dan kehandalan armada pendukung sebagai faktor krusial.

Dalam sistem ini, kapal pendukung seperti Utility Boat memegang peran penting, yakni mengangkut personel, logistik, serta memastikan operasional migas lepas pantai (offshore) tetap berjalan. Kendala kecil pada satu titik saja dapat berdampak pada rantai pasok yang lebih luas.
BACA JUGA : Dukung Ekosistem Kampus, bank bjb dan LLDIKTI IV Resmikan Sinergi Strategis
Direktur Armada PTK, Dewi Susanti menambahkan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap proses bisnis PTK. “Seluruh desain dan pembangunan kapal mengacu pada standar keselamatan tinggi serta regulasi dari Badan Klasifikasi Indonesia. Dalam operasional energi, detail kecil bisa berdampak besar, sehingga semuanya harus dipastikan sejak awal,” jelasnya.

Pembangunan kapal ini turut mendukung Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), dengan melibatkan galangan dalam negeri PT Tesco Indomaritim.
BACA JUGA : Peduli Kesehatan Perempuan Indonesia, Pertamina Perluas Akses Deteksi Dini Kanker Payudara
Direktur Tesco Indomaritim Jamin Basuki menyatakan komitmennya untuk menjaga kualitas dan ketepatan waktu pengerjaan. “Kami memahami bahwa kapal ini akan menjadi bagian penting dalam sistem energi. Karena itu, setiap proses kami jalankan dengan disiplin dan standar terbaik,” katanya.
Pembangunan kapal Utility Boat 22 Pax diharapkan selesai pada 2027 dan PTK berencana akan meremajakan kapal sejenisnya, sehingga diharapkan dapat mendorong kinerja operasional PTK ke depan. Kapal juga memiliki desain yang lebih modern dan efisien. Dalam jangka panjang, diharapkan memacu peningkatan kinerja layanan marine dan mendukung distribusi energi untuk melayani kebutuhan masyarakat Indonesia.(*)







