Pedagang Luar PIR Bakal Direlokasi ke Dalam

Pedagang Luar PIR Bakal Direlokasi ke Dalam
Walikota Serang Budi Rustandi menghadiri rapat penataan pedagang kawasan Pasar Induk Rau di Aula Setda lantai 1 Puspemkot Serang, Rabu (9 Juli 2025).

BANTENRAYA.CO.ID – Pedagang di lingkar luar Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang bakal dibongkar dan direlokasi ke dalam PIR.

Pemindahan para pedagang lingkar luar itu dilakukan dalam rangka penataan Pasar Induk Rau, karena selain kumuh juga menyebabkan banjir di lingkungan sekitar pasar.

Rencana relokasi para pedagang lingkar luar Pasar Induk Rau ini terungkap usai rapat rencana penataan kawasan Pasar Induk Rau di ruang rapat Walikota, Setda lantai 2, Puspemkot Serang, Kota Serang, Rabu (9 Juli 2025).

Bacaan Lainnya

Rapat dipimpin langsung oleh Walikota Serang Budi Rustandi dan dihadiri oleh sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta perwakilan para pedagang Pasar Induk Rau.

Pemkot Serang Siap Kerjasama Meng-Cover 12 Ribu Pekerja Informal Dengan BPJS Ketenagakerjaan

Perwakilan pedagang lingkar luar Pasar Induk Rau, Habib mengatakan, para pedagang mengakui berjualan di lingkar luar khususnya di atas saluran irigasi menyalahi aturan,

namun pihaknya mendukung program pemerintah penataan Pasar Induk Rau, hanya saja para pedagang menginginkan relokasi yang layak.

“Prinsipnya para pedagang sadar kalau mereka di situ salah, tapi yang menjadi permasalahan adalah aksesnya,” ujar Habib.

Ia menuturkan, rencana relokasi para pedagang akan dilakukan pada 29 Juli 2025, namun rencana itu masih menunggu kesiapan pengelola Pasar Induk Rau yakni PT.

Pesona Banten Persada. “Nanti menunggu kesiapan dari PT Pesona untuk menyiapkan fasilitas akses yang menjadi permasalahan adalah aksesnya,” ucap dia.

Gubernur Andra Soni Tinjau Banjir, Pengembang Biang Kerok Banjir

Habib menjelaskan, permasalahan akses yang dimaksud adalah akses masuk untuk para pedagang dan para pengunjung ke dalam Pasar Induk Rau.

“Karena selama ini kan akses di lantai satu ini belum pernah tersentuh, dan memang kelayakannya mungkin menipis karena selama ini tidak terawat,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, di tahun 2017 lalu pernah terjadi pada pedagang kembali lagi berjualan di luar Pasar Induk Rau, karena akses ini mempengaruhi kehadiran pengunjung dan keberkahan para pedagang.

Menurut Habib, akses tersebut menjadi kendala, karena selama ini pemeliharaan akses ini memang kurang dapat perhatian setelah diserahkan kepada pihak ketiga dalam hal ini PT. Pesona Banten Persada.

Baznas Cilegon dan STIT Al-Khairiyah Teken MoU Beasiswa SKSS, Siap Biayai Mahasiswa hingga Sarjana

“Itu tidak ada perhatian pihak ketiga ini hanya orientasinya kan bisnis, kalau dikelola oleh pemerintah kan pasti ada nilai sosialnya,

makanya kami tuntut keras kepada pemerintah kota minimal akses itu dikembalikan lagi sesuai dengan fungsi awal lagi, karena akses itu sekarang sudah sangat tidak berfungsi,” ungkap Habib.

Ia menegaskan, akses tersebut sudah ada hanya saja karena tidak dirawat akhirnya tidak berfungsi seperti eskalator tidak berfungsi dan tangga yang licin.

“Sedangkan pengunjung ini kan banyak orang tua, bahkan untuk akses bongkar muat kayak gerobak mobil segala macam kalau naik itu sangat berbahaya kalau tidak diperbaiki,” ujarnya.

Baznas Cilegon dan STIT Al-Khairiyah Teken MoU Beasiswa SKSS, Siap Biayai Mahasiswa hingga Sarjana

Walikota Serang Budi Rustandi mengatakan, pemindahan para pedagang lingkar luar ini untuk menata Pasar Induk Rau agar terlihat lebih nyaman.

“Karena kalau untuk para pedagang yang lain belum siap tempatnya. Karena saluran irigasi itu penting untuk dinormalisasi oleh Pemkot.

Karena jangan sampai banjir. Karena saya lihat masih banjir,” ujar Budi, kepada Banten Raya.

Terkait permintaan akses jalan yang harus segera diperbaiki, ia mengaku akan segera diperbaiki oleh pengelola Pasar Induk Rau yakni PT Pesona Banten Persada.

Sebelum para pedagang direlokasi ke dalam, pihaknya akan mengecek terlebih dahulu.

Deden Apriandhi Cium Anak Usai Dilantik Jadi Sekda Banten

“Sudah alhamdulillah PT Pesona besok akan mulai memperbaiki yang sejalan. Tapi sebelum dipindahkan saya cek dulu persiapannya, tapi kalau sudah siap baru kita pindahin,” katanya.

Ketua Satgas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang Wahyu Nurjamil mengatakan, pemindahan para pedagang Pasar Induk Rau

yang di Blok M dan Terminal Cangkring bagian dari upaya penanganan banjir di daerah sekitar Pasar Induk Rau yakni di Lingkungan Cinanggung, Cigabus, dan sekitar Pasar Induk Rau.

“Insya Allah tanggal 29 Juli para pedagang sudah dipindahkan ke dalam sementara ini, sambil menunggu pelaksanaan, PT pesona akan memperbaiki fasilitas di lantai 1 untuk penempatan para pedagang,” ujar Wahyu.

Ia memperkirakan jumlah pedagang yang bakal ditarik ke dalam lebih dari 200 pedagang. “Total para pedagangnya sekitar 256 pedagang,” ucap dia.

Budi Rustandi Ajak Masyarakat Nabung di Bank Banten

Sebelum direlokasi, kata Wahyu, terlebih dahulu Pemkot Serang akan mengecek kesiapan fasilitas yang akan ditempati oleh para pedagang.

“Nanti sebelum tanggal 29 proses relokasi akan dicek fasilitas-fasilitas lainnya yang ada di pedagang. Yang ada di Pasar Rau oleh PT Pesona,” tuturnya.

Pemkot Serang pun, kata dia, akan melakukan pemagaran di eks lapak-lapak pedagang yang sudah dibongkar agar para pedagang tidak bisa lagi menepati daerah aliran irigasi yang ada di sekitar Pasar Induk Rau.

Antisipasi kedua, kata Wahyu, menyiagakan personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kota Serang untuk standby di lokasi lapak para pedagang yang sudah dibongkar.

Penyiagaan Satpol PP untuk mengantisipasi bilamana para pedagang balik lagi ke lingkar luar Pasar Induk Rau.

Budi Rustandi Ajak Masyarakat Nabung di Bank Banten

“Jadi nanti semuanya di pagar, terus nanti juga akan di standby kan Satpol PP untuk mengantisipasi perpindahan, atau munculnya lagi pedagang yang ada di sekitar bahu jalan Blok M dan di Cangkring,” jelas Wahyu.

Ia juga meminta PT. Pesona Banten Persada harus menyepakati rencana pemindahan para pedagang lingkar luar Pasar Induk Rau ini ke dalam, karena ini bagian dari kerjasama Pemkot Serang dengan PT Pesona Banten Persada.

“Karena kami terikat pada satu kesepakatan bersama oleh karena itu PT pesona harus punya menyiapkan termasuk fasilitas dan akses yang diinginkan oleh pedagang,” terang dia.

Wahyu membeberkan, relokasi para pedagang lingkar luar Pasar Induk Rau sifatnya hanya sementara.

Rencana ke depan Pemkot Serang akan memperbaiki secara keseluruhan tata kelola ada di kawasan Pasar Induk Rau, termasuk gedung Pasar Induk Rau di tahun 2026.

Baznas Cilegon dan STIT Al-Khairiyah Teken MoU Beasiswa SKSS, Siap Biayai Mahasiswa hingga Sarjana

“Di tahun depan gedungnya akan dibangun sesuai dengan perencanaan yang akan dilaksanakan pada tahun ini.

Nanti perpindahan pedagang itu secara bertahap akan kita relokasi ke satu tempat, sesuai dengan mekanisme pembangunan yang ada.

Rekayasa pembangunan yang ada nanti bangunan itu semua baru, dan di kawasan luar Raunya juga akan diperbaiki,” tandasnya. (harir).

Pos terkait