Perkuat Kualitas Pendidikan, UMN Kerjasama dengan University of Debrecen

Wakil rektor UMN menyabut baik kerjasama antata UMN dengan University of Debrecen

TANGERANG – Universitas Multimedia Nusantara (UMN) bersama University of Debrecen dan LLDIKTI Wilayah III menyelenggarakan program sharing session dan kolaborasi riset. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai wujud nyata Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua institusi dalam hal sinergi akademik global melalui pertukaran pengetahuan dan kerja sama penelitian.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Internasionalisasi UMN Prof. Dr. Friska Natalia, mengatakan, dirinya menyambut baik kerjasama tersebut. Friska mengatakan, kerjasama tersebut merupakan implementasi dan kolaborasi yang nyata dalam dunia pendidikan.

“Saya sangat senang bisa menyambut University of Debrecen bersama mitra perguruan tinggi UMN. Kegiatan ini tidak hanya sebagai implementasi kolaborasi yang berkelanjutan, tapi sebagai milestone kolaborasi antara UMN dan University of Debrecen. Kami sendiri banyak terinspirasi dan belajar dari University of Debrecen mulai dari kualitas edukasi, riset, pembelajaran dan hal-hal penting lainnya”, ujarnya, Senin 4 Agustus 2025.

Friska berharap, kegiatan tersebut dapat memperkuat hubungan baik antara UMN dan University of Debrecen serta berdampak baik untuk edukasi di perguruan tinggi Indonesia. Selain itu, Friska juga berharap bisa berkolaborasi lebih banyak lagi dan melihat peluang-peluang kolaborasi yang lebih luas lagi.

Kepala LLDIKTI Wilayah III Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan dalam sambutannya mengaku senang dengan adanya kolaborasi tersebut.

Hendri mengatakan, kolaborasi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan perguruan tinggi di Indonesia untuk memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri.

“Kolaborasi antara perguruan tinggi itu penting, perguruan tinggi tidak akan bisa berkembang tanpa adanya kolaborasi. Tidak hanya dalam negeri tapi juga kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri, dengan itu kita bisa meningkatkan daya saing dan recognisi secara global,” imbuhnya.

“Kegiatan kali ini juga bukan hanya visitasi biasa, tapi juga peluang untuk perguruan tinggi menginisiasikan hal-hal dan program baru”, tambahnya.

Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan momen bersejarah dan menjadi momen penting untuk universitas swasta berkolaborasi dengan institusi global. Henri menilai, banyak peluang kolaborasi yang bisa dibuka seperti joint-research, visiting lecture, pertukaran pelajar, dan hal-hal lain yang bisa berdampak positif kepada mahasiswa dan dosen.

“Saat ini kita tidak terbatas geografis, teknologi sudah kian maju dan ini adalah kesempatan kita semua untuk meningkatkan reputasi di kacamata dunia. Saya harap ini bukan akhir dari kegiatan ini tapi membuka perjalanan panjang yang kokoh dan bermanfaat dan bisa diimplementasikan pada masing-masing perguruan tinggi”, pungkasnya.

Dr. habil. Adrián Szilárd Nagy selaku Head Faculty of Economics and Business berharap, ke depannya lebih banyak mahasiswa yang dapat mengikuti program pertukaran pelajar dan melanjutkan pendidikan di di University of Debrecen.

“Saat ini mahasiswa kami ada 32.000 dan ada 7.600 mahasiswa internasional yang tersebar dari berbagai negara di dunia. Dari Indonesia sendiri terdapat 29 mahasiswa. Harapan saya nantinya akan lebih banyak mahasiswa baik pertukaran pelajar atau bisa melanjutkan studinya di University of Debrecen”, ucap Dr. habil. Adrián Szilárd Nagy selaku Head Faculty of Economics and Business, University of Debrecen.

Adrián mengatakan, kolaborasi yang bisa dilakukan kedepannya bersama perguruan tinggi di Indonesia mulai dari riset dan inovasi kolaborasi, proyek bersama atau kegiatan akademik lainnya yang bisa berdampak baik untuk perguruan tinggi, dosen, maupun mahasiswa.

“Kami memang sangat memprioritaskan kualitas edukasi kami, hal itu menjadi bagian penting bagi kami. Tidak hanya memberikan dukungan pada dosen saja tapi juga pengembangan mahasiswanya sendiri dengan berbagai cara. Kami aktif dalam membuat riset internasional, kolaborasi riset dan kerjasama dengan industri. Maka dari itu kami terbuka juga jika dosen maupun mahasiswa ingin berkolaborasi bersama”, ucap Dr. habil.

Beata Bittner selaku Associate Professor University of Debrecen. Beata menjelaskan, berbagai lingkup penelitian yang bisa dilaksanakan bersama mulai dari corporate economics, media economics, sustainable business, dan sustainable technology. Beata mengatakan, kerjasama tersebut tidak dikhususkan untuk bisnis dan ekonomi saja,tapi juga dibuka untuk lingkup pembelajaran lainnya.

“Kami membuka riset untuk lingkup lainnya, jika saat ini juga ada dosen yang sedang melakukan riset membutuhkan data, atau riset meliputi trend business Asia-Eropa. Kami terbuka untuk melakukan kolaborasi riset internasional, tidak perlu ragu untuk berkolaborasi karena kami juga senang untuk berkolaborasi bersama dan kolaborasi riset merupakan salah satu hal yang bisa dilakukan dalam waktu dekat”, pungkasnya. (ger)

Pos terkait