Dua Mahasiswa Kota Serang Asal Berguru ke Negeri China

WhatsApp Image 2025 08 28 at 17.45.13
Walikota Serang Budi Rustandi menerima kunjungan dua mahasiswa Piksi Input Serang di ruang rapatnya di Setda lantai 2 Puspemkot Serang, Kamis 28 Agustus 2025. (Harir/Bantenraya.co.id)

BANTENRAYA.CO.ID – Dua mahasiswa Piksi Input Serang asal Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Dea Sri Rahayu dan Fadil Ramadhan, berguru ke Negeri China.

Dea Sri Rahayu dan Fadil Ramadhan mendapatkan beasiswa pendidikan di Stanzi Politeknik University China.

Kedua mahasiswa asal Kasemen Kota Serang itu akan berguru di salah satu perguruan tinggi di China selama tiga tahun.

Bacaan Lainnya

Kepastian itu terungkap saat Dea Sri Rahayu dan Fadil Ramadhan audiensi dengan Walikota Serang Budi Rustandi di ruang rapatnya di Setda lantai 2, Puspemkot Serang, Kamis 28 Agustus 2025.

BACA JUGA: Penerimaan Mahasiswa KKM Kelompok 72, Momentum Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat Desa Damping

Audiensi itu dihadiri oleh Direktur Politeknik Piksi Input Kota Serang Yeti Asmawati, Walikota Serang Budi Rustandi didampingi oleh Asisten Daerah II Kota Serang Yudi Suryadi.

Direktur Politeknik Piksi Input Kota Serang Yeti Asmawati menyampaikan terima kasih tak terhingga, karena kehadirannya disambut hangat Pemkot Serang.

“Kami mengucapkan terima kasih. Hari ini kami diterima oleh Bapak Walikota dan jajarannya. Kami mengucapkan terima kasih menjadi bagian Serang City Berbudi,” ujar Yeti, kepada Bantenraya.com.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Serang karena dua mahasiswanya mendapatkan bantuan pendidikan sebagai bekal berangkat ke Negeri China.

BACA JUGA: Penerimaan Mahasiswa KKM Kelompok 72, Momentum Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat Desa Damping

“Alhamdulillah pada pagi hari ini kami mendapatkan bantuan pendidikan untuk berangkat ke China, karena mahasiswa kami sudah dinyatakan lulus oleh sebuah perguruan tinggi di China,” ucap dia.

Yeti menjelaskan, dua mahasiswanya bakal menimba ilmu di salah satu perguruan tinggi di China.

“Di sana nanti belajar bahasa Mandarin. Kebetulan hari ini adalah Dea Sri Rahayu dan Fadel adalah warga Kasemen, Kota Serang,” jelasnya.

Setelah pendidikan kuliahnya nanti selesai, lanjut Yeti, kedua anak didiknya tersebut bakal ditempatkan di perusahaan Join Panther Multi Nasional China Indonesia yang berada di Jawa Barat.

BACA JUGA: Mahasiswa Pertanyakan 13 Program 100 Hari Kerja Budi-Agis

“Setelah lulus mereka akan ditempatkan di perusahaan baterai di Karawang,” tutur Yeti.

Ia mengatakan, dua mahasiswanya tersebut terus mematangkan persiapan sebelum bertolak ke Negeri Tirai Bambu julukan China.

“Yang paling penting bahasanya, dari sekarang kita belajar secara mandiri otodidak juga, dan ada kawan rekan yang sudah bisa, dan sudah pernah tinggal di China, jadi belajarnya sama beliau,” akunya.

Yeti mengapresiasi atas dukungan Pemkot Serang terhadap dua mahasiswanya.

BACA JUGA: BNI dan OJK Ajak Mahasiswa Melek Finansial

“Bantuan pendidikan tentunya bapak Walikota dan bapak semua di sini memberikan support untuk kebutuhan mereka berangkat, dan untuk kebutuhan biaya hidup, karena kami di sana mendapatkan beasiswa juga pendidikannya gratis, asrama gratis,” tandas dia.

Asda II Kota Serang Yudi Suryadi mengatakan, Pemkot Serang membantu dua mahasiswa Kota Serang yang mendapatkan beasiswa pendidikan di perguruan tinggi China. Pemberian bantuan itu sebagai bentuk dukungan agar dua mahasiswa itu bisa berangkat ke China.

“In syaa Allah dari pemerintah akan support,” ujar Yudi, kepada Bantenraya.com.

Ia menuturkan, rencana pemberangkatan ke China cukup mepet karena tanggal 14 September sudah bertolak ke China.

BACA JUGA: Asosiasi Mahasiswa Cinangka Ikuti Konsolidasi Persiapan Grand Opening Rest Area 142 Cinangka

“Kita akan berupaya minimal membantu apa yang menjadi kebutuhan pokok di sana, supaya jangan sampai nanti hal-hal yang menjadi pokok tidak bisa berangkat,” ucap dia.

Yudi juga berpesan matangkan belajar berbahasa Mandarin. Hal itu penting agar pada saat berkomunikasi dengan warga asli China tidak ada kesulitan.

“Kalau mungkin bahasa Inggris masih bisa translate sedikit-sedikit, tapi kalau bahasa China agak-agak lambat ini makanya penguasaan,” pesannya.

Ia juga meminta kepada dua mahasiswa Kota Serang untuk memastikan jadwal pemberangkatan ke China, sebab berangkat keluar negeri tidak seperti berangkat keluar daerah di Indonesia.

BACA JUGA: Peringati Hari Lahir Pancasila, Mahasiswa Piksi Input Gelar Diskusi Aktualisasi Nilai Pancasila

“Ternyata tadi disampaikan ini sudah aman, dan sudah melakukan komunikasi mungkin dengan kedutaan besar di sana. Terus juga biar aman jangan sampai nanti datang terlunta-lunta. Ini yang dikhawatirkan Pemerintah Kota Serang,” tandasnya.(Harir)

Pos terkait