Jadi Salah Satu Pusat Aktivitas Warga Rangkasbitung, Balong Ranca Lentah Menghijau dan Dipenuhi Sampah

Serakan sampah plastik dan organik di salah satu sudut Balong Ranca Lentah Rangkasbitung yang mengering, Jumat, 5 September 2025. (Aldi Setiawan/Banten Raya)
Serakan sampah plastik dan organik di salah satu sudut Balong Ranca Lentah Rangkasbitung yang mengering, Jumat, 5 September 2025. (Aldi Setiawan/Banten Raya)

BANTENRAYA.CO.ID – Kondisi Balong Ranca Lentah di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak memprihatinkan. Sejumlah pengunjung mengeluhkan kondisi air yang kini berwarna hijau pekat dan dipenuhi sampah.

Sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat Rangkasbitung, pengunjung berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak maupun masyarakat yang berkunjung untuk lebih perhatian terhadap Balong Ranca Lentah.

“Tiap hari balong ramai pengunjung. Kalau airnya menghijau apalagi banyak sampah, ya sangat disayangkan. Apalagi posisinya di tengah kota,” kata salah satu pengunjung, Imran saat ditemui, Jumat, 5 September 2025.

Bacaan Lainnya

Di lapangan, sampah menumpuk di setiap sisi balong dengan beragam jenis mulai dari dedaunan, plastik, hingga ranting. Tumpukan sampah plastik itu sendiri disebut-sebut berasal dari pengunjung yang membuang sisa atau wadah snack secara sembarangan.

Belum lagi, saluran selokan warga sekitar maupun booth kuliner rupanya dialirkan ke arah balong.

“Jarang dibersihkan oleh petugas,” tutur Imran.

Sementara salah seorang pedagang yang namanya enggan disebutkan menyebut bahwa faktor yang membuat Balong Ranca Lentah dipenuhi sampah ialah pengunjung yang membuang sampahnya sembarangan.

Padahal, dirinya maupun pedagang lain kerap meminta ke para pengunjung agar memperhatikan sampahnya.

“Kalau pedagang kita kumpulkan sampahnya, gak dibuang ke balong. Bahkan untuk pengunjung juga kita siapin tempat sampah,” katanya.

Dia juga mengungkapkan bahwa petugas dari Pemkab Lebak sendiri kerap beberapa kali melakukan pembersihan. Namun, tak ada jadwal pasti kapan pembersihan dan pengangkatan sampah dilakukan.

Ia bahkan mengaku lupa kapan terakhir kali Balong Ranca Lentah dibersihkan.

“Gak nentu, saya juga lupa kapan terakhir dibersihkan,” tandasnya. ***

Author: Aldi Setiawan

Pos terkait