Flyover Unyur Rampung 8 Bulan

Flyover Unyur Rampung 8 Bulan
Warga melintasi pengumuman pembangunan flyover Unyur yang akan mulai dibangun, Senin (11 Mei 2026). Pembangunan flyover Unyur ditarget akan selesai selama delapan bulan atau sampai dengan Desember 2026.

BANTENRAYA.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten menargetkan pembangunan flyover Unyur di Kota Serang rampung dalam waktu delapan bulan.

Saat ini, proyek strategis tersebut sudah memasuki tahap mobilisasi alat berat dan akan mulai dikerjakan pada 13 Mei 2026.

Kepala DPUPR Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan, pembangunan flyover yang berada di Ibukota Provinsi Banten itu kini telah menyelesaikan tahapan Pre-Construction Meeting (PCM) serta penandatanganan kontrak kerja.

Meski demikian, agar pekerjaan berjalan baik maka sudah mulai dilakukan penutupan akses menuju tempat konstruksi.

BACA JUGA : Tagih Pajak Kendaraan Door To Door, Warga Serasa Ditagih Utang

“Tanggal 13 kita mulai pengerjaan. Sekarang sudah tahap mobilisasi alat,” kata Arlan, Selasa (12 Mei 2026).

Dia menjelaskan, pada tahap awal pihak kontraktor akan mulai melakukan pemasangan fondasi sebagai penanda dimulainya pekerjaan konstruksi secara menyeluruh.

Menurutnya, proyek pembangunan flyover tersebut menelan anggaran sekitar Rp20 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Banten.

Pemprov Banten menargetkan pembangunan dapat selesai dan mulai difungsikan pada Desember 2026 mendatang.

BACA JUGA : LPTQ Kabupaten Serang Genjot Pembinaan di Zona V

“Targetnya Desember sudah selesai. Jadi kurang lebih sekitar delapan bulan pengerjaan,” ujarnya.

Arlan menuturkan, pengawasan proyek akan dilakukan secara ketat guna memastikan kualitas bangunan sesuai spesifikasi.

Pengawasan dilakukan oleh konsultan pengawas, internal DPUPR Provinsi Banten, hingga melibatkan partisipasi masyarakat.

“Kita ada konsultan pengawas, dari pihak PUPR juga turun. Bahkan kita minta masyarakat ikut mengontrol agar hasilnya sesuai harapan,” tuturnya.

BACA JUGA : Banten Darurat Sampah Perkotaan

Selain itu, DPUPR Provinsi Banten juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait pengaturan lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan di sekitar lokasi proyek. “Kita sudah lakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengatur lalu lintas,” ungkapnya.

Sebelumnya, Walikota Serang Budi Rustandi mengimbau masyarakat agar tidak melintasi area proyek pembangunan flyover Unyur demi keamanan.

Dia juga meminta masyarakat agar memilih jalan alternatif, terutama bagi warga di perumahan Mutiara, TBL, dan BIP.

BACA JUGA : Perkuat Rantai Pasok Nasional, UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

“Saya menginstruksikan dan mengimbau seluruh warga untuk pergi lebih awal untuk menghindari kemacetan,” ujarnya.

Ketua Partai Gerindra Kota Serang ini juga meminta agar masyarakat bersabar dengan adanya pembangunan yang memakan waktu sampai dengan delapan bulan ke depan.

Namun, semua dilakukan agar jalan yang dilalui menjadi lebih nyaman ke depan.

“Saya memahami bahwa proses pembangunan ini akan menimbulkan ketidaknyamanan. Namun, mari kita bersabar sejenak demi infrastruktur yang lebih baik di masa yang akan datang,” katanya. (tohir)

Pos terkait