Mayoritas Penderita Diabetes Perempuan Usia Produktif

Mayoritas Penderita Diabetes Perempuan Usia Produktif
PENDATAAN: Suasana di depan kantor Dinkes Kota Cilegon yang mencatat jumlah penderita diabetes di Kota Cilegon tahun 2026, Senin (11 Mei 2026).

BANTENRAYA.CO.ID – Sebanyak 60 persen penderita diabetes di Kota Cilegon mayoritas dari kalangan perempuan dari usia produktif, mulai 15 sampai 59 tahun.

Hal itu diketahui berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon periode Januari sampai April 2026.

Berdasarkan data tersebut, terdapat 3.486 orang di Cilegon yang mengalami diabetes.

Sebarannya yakni Puskesmas Kecamatan Cilegon 347 orang, Puskesmas Kecamatan Ciwandan 351 orang, Puskesmas Kecamatan Jombang 608 orang, Puskesmas Kecamatan Cibeber 444 orang.

BACA JUGA : Al Khairiyah Pelopor Pendidikan Islam

Puskesmas Kecamatan Purwakarta terdapat 330 orang, Puskesmas Kecamatan Pulomerak 330 orang,

Puskesmas Kecamatan Grogol 444 orang, Puskesmas Kecamatan Citangkil 1 terdapat 279 orang, dan Puskesmas Kecamatan Citangkil 2 ada 344 orang.

Sementara itu diketahui, sepanjang Januari-Desember 2025, di Kota Cilegon terdapat 9.280 orang terkena diabetes.

Sebarannya yakni Puskesmas Kecamatan Cilegon 1.035 orang, Puskesmas Kecamatan Ciwandan 1.027 orang, Puskesmas Kecamatan Jombang 1.440 orang, Puskesmas Kecamatan Cibeber 1.290 orang.

BACA JUGA : Perkuat Rantai Pasok Nasional, UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Puskesmas Kecamatan Purwakarta 866 orang, Puskesmas Kecamatan Pulomerak 996 orang, Puskesmas Kecamatan Grogol 910 orang, Puskesmas Kecamatan Citangkil 1 ada 832 orang, dan Puskesmas Kecamatan Citangkil 2 ada 884 orang.

Kabid Pemenuhan Upaya Kesehatan Masyarakat dan Upaya Kesehatan Perorangan pada Dinkes Kota Cilegon Febrinaldo menyampaikan, penyakit diabetes dapat ditimbulkan dari berbagai macam faktor.Salah satunya karena faktor gaya hidup.

Dimana saat ini semakin banyak tempat-tempat nongkrong yang gemar dikunjungi masyarakat Cilegon untuk mengonsumsi makanan dan minuman manis. Hal itu dapat mengakibatkan ribuan masyarakat Cilegon terkena penyakit diabetes.

“Diabetes itu banyak faktor pencetusnya, fungsi organnya itu pankreas mengubah karbohidrat menjadi glukosa yang bisa menumpuk,” terangnya, Senin (11 Mei 2026).

BACA JUGA : Hari Pendidikan Nasional: Ketika Karakter Melemah, Guru Kehilangan Wibawa

Adapun gejala awal terkena diabetes yaitu rasa haus terus-menerus, gatal, lapar, dan tubuh yang lemas. Jika mengalami gejala tersebut maka warga Cilegon diminta untuk segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Kalau rutin mengonsumi makanan atau minuman manis selama 1 tahun penuh, maka dapat terkena penyakit diabetes,” ungkapnya.

Menurutnya, mengonsumsi makanan dan minuman manis disarankan untuk satu minggu sekali saja.

“Jangan terlalu sering minum kopi atau konsumsi makanan minuman manis, minimal satu minggu sekali jangan berlebihan,” paparnya.

BACA JUGA : Bank BJB Gandeng PT Taspen untuk Pembayaran Manfaat Pensiun

Ia menuturkan, jika gemar mengonsumsi makanan atau minuman manis maka perlu diimbangi oleh olahraga.

“Makanan dan minuman manis itu glukosanya tinggi, harus bisa diimbangi oleh olahraga supaya dapat mengeluarkan keringat,” tuturnya.

Febri juga meminta kepada masyarakat Kota Cilegon untuk dapat menerapkan pola hidup sehat serta mengurangi makanan dan minuman manis.

“Yang penting jaga pola hidup, kelola stress, rutin olahraga minimal 30 menit, tidur 8 jam, gizi seimbang,” pintanya.

BACA JUGA : Al Khairiyah Pelopor Pendidikan Islam

Sementara itu, Sub Koordinator Program Penyakit Tidak Menular (PTM) pada Dinkes Kota Cilegon Tatang Priatna mengatakan, dari Januari sampai April 2026 ini sebanyak 3.486 orang mengalami diabetes.

Mayoritas penderita penyakit diabetes yakni dari kalangan perempuan dengan rentang usia 15-59 tahun.

“Penderita penyakit diabetes ini 60 persen dialami oleh perempuan, dan 40 persen laki-laki,” katanya.

60 persen perempuan yang mengalami diabetes dikarenakan perempuan gemar mengonsumsi makanan dan minuman manis, berbeda dibandingkan dengan laki-laki.

BACA JUGA : The West Cove Anyer Sensasi Liburan Khas Bali

“Faktor kena diabetes ini mayoritas karena gaya hidup, perempuan biasanya suka jajan-jajanan yang manis seperti pancake, kopi, dan lain-lain,” jelasnya.

Bahkan penderita diabetes di Kota Cilegon pada 2026 ini mayoritas karena gaya hidup dan pola hidup.

“Mayoritas yang kena usia muda ini karena gaya hidup yang suka nongkrong dan suka jajanan yang manis-manis,” ujarnya. (tia)

Pos terkait