BANTENRAYA.CO.ID – Sejumlah ritel Indomaret di Kota Cilegon tutup selama tanggal merah, baik pada hari Minggu atau libur lain yang sudah ditentukan pemerintah.
Adanya kebijakan tersebut menyusul tidak adanya lagi uang lembur yang diberikan Indomaret kepada karyawan, sehingga karyawan menuntut diliburkan selama tanggal merah.
Diketahui, tutupnya Indomaret pada hari libur menyusul adanya tuntutan pihak karyawan agar tanggal merah atau libur nasional diliburkan bekerja. Jika tetap bekerja seperti biasa, maka harus dihitung lembur.
Pantauan Banten Raya di lapangan, banyak Indomaret di Kota Cilegon dan Kota Serang tutup sejak 31 Mei dan 1 Juni 2026.
BACA JUGA : Vila Marina Anyer Dilengkapi Mini Playground
Hal itu lantaran adanya tuntutan karyawan yang ingin dibayarkan uang lembur saat hari libur. Namun ada juga sejumlah lainnya yang tetap buka dan melayani masyarakat.
Sekretaris Lurah (Seklur) Kelurahan Gedong Dalem, Kecamatan Jombang Ahmad Rosid mengungkapkan, jika ritel Indomaret di depan kantor kelurahan tutup saat tanggal merah.
Alasannya karena tidak ada lagi uang lembur yang diberikan, sehingga karyawan memilih tutup saat libur.
“Yah sepertinya sudah ada sebulan lebih yah. Saya pernah tanya langsung ke karyawan kenapa tutup kalau libur dan tanggal merah. Katanya karena tidak ada uang lembur, maka memilih tutup,” katanya, Senin (1 Juni 2026).
BACA JUGA : Vila Marina Anyer Resort Cocok Buat Penghobi Mancing
Rosid menjelaskan, di wilayahnya ada beberapa ritel Indomaret. Dimana, semuanya tutup saat hari libur atau tanggal merah. “Tidak hanya yang disini saja. Di Metro juga tutup, di sejumlah tempat lainnya juga tutup,” ujarnya.
Rosid mengaku, tidak mengetahui apakah memang sudah akan bangkrut karena persaingan atau tidak.
Namun, setahu dirinya Indomaret itu besar. “Saya tidak tahu, tapi sepengetahuan saya itu kan besar yah ritelnya,” tegasnya.
Sementara itu, Pejabat Fungsional Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon Faisal mengungkapkan, belum ada informasi resmi soal adanya Indomaret yang tutup saat libur.
Termasuk juga belum ada laporan resmi berapa banyak yang tutup dan berapa juga yang masih buka. “Belum dapat informasi resmi secara tertulis dari pihak Indomarco,” ungkapnya.
Faisal menjelaskan, ada sebanyak 95 toko atau titel Indomaret di Kota Cilegon. Namun, berapa yang reguler langsung milik PT Indomarco dan berapa yang franchise harus dilihat kembali datanya.
“95 toko, saya lihat besok untuk pastinya, karena ada yang reguler dan yang franchise,” ucapnya.
Kepala Disperindag Kota Cilegon Didin S Maulana memastikan tidak ada Indomaret tutup karena bangkrut atau gulung tikar. Menurutnya, akan ada tambahan gerai Indomaret di sejumlah titik.
BACA JUGA : SMK Islam Cendikia Target Juara
“Cilegon aman, tidak ada yang tutup (bangkrut), malah ada mau buka baru,” ujarnya. (uri)





