UKK BUMD Banten Digelar Besok, Hasil Seleksi Bakal Jadi Penentu Nasib

UKK BUMD Banten Digelar Besok, Hasil Seleksi Bakal Jadi Penentu Nasib
Sekda Banten, Deden Apriandhi Hartawan.

BANTENRAYA.CO.ID – Tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) calon direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Banten dijadwalkan akan berlangsung pada Kamis (3 September 2026) besok.

Hasil UKK tersebut nantinya akan menjadi salah satu penentu sebelum calon direksi mengikuti tahapan wawancara bersama kepala daerah.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan yang mengatakan, ada penjadwalan ulang dalam pelaksanaan UKK dari yang sebelumnya dijadwalkan pada Senin karena adanya benturan agenda.

“Pemanggilannya tim UKK dari Untirta besok. Tadinya kan hari Senin. Cuma kebetulan dari tim, dari kaminnya (Pemprov Banten, red) juga memang ada acara kan, jadi kita undur di besok (Kamis).

BACA JUGA : Kasus Pengeroyokan Aktivis di Lebak Berakhir Damai

Nanti hasilnya kan akan diekspos tuh oleh mereka,” ujar Deden kepada wartawan, Rabu (2 September 2026).

Deden memastikan, hasil penilaian UKK akan disampaikan setelah proses seleksi tersebut selesai.

Menurutnya, hasil UKK juga akan menjadi bahan dalam menentukan calon yang nantinya mengikuti tahapan lanjutan.”Besok. Besok akan kita umumkan,” tegasnya.

Saat ditanya terkait peluang pejabat petahana untuk kembali menduduki posisi direksi maupun kemungkinan terjadinya perombakan, Deden mengatakan belum dapat memastikannya.

BACA JUGA :  bank bjb Dorong Gen Z Kembali ke Desa, Kelola Potensi Lokal untuk Perkuat Ekonomi Daerah

Seluruh peserta, kata Deden, baik yang masih menjabat maupun tidak, akan dinilai berdasarkan hasil UKK.

“Nah, itu nggak tahu ya. Nanti itu mah lihat hasil dari UKK-nya besok. Yang pasti kan yang sekarang dikirim itu,

baik yang memang masih menjabat di tempat tersebut ataupun nggak, ya finalnya nanti penilaiannya nanti dari UKK, yang kemudian ditindaklanjuti dengan wawancara dari kepala daerah dan wakil kepala daerah,” jelasnya.

Deden menuturkan, setelah UKK, calon direksi nantinya akan mengikuti wawancara dengan kepala daerah dan wakil kepala daerah.

BACA JUGA : Lynn Hotel Pilihan Utama Rest dan Meeting

Deden menjelaskan, wawancara tersebut salah satunya dilakukan untuk mengonfirmasi hasil penilaian yang diperoleh peserta.

“Nah, kepala daerah itu mungkin wawancaranya hanya mensinkronkan hasil dari nilai dengan wawancara secara langsung.

Misalkan si A nilainya paling bagus, kan perlu dikonfirmasi bener nggak? Itu melalui wawancara,” terangnya.

Dengan demikian, kata Deden, hasil UKK menjadi bagian penting dalam rangkaian seleksi sebelum proses berlanjut ke tahap akhir bersama Panitia Seleksi (Pansel).

BACA JUGA : Kangen Kampoeng, Surganya Masakan Sunda

“Nah, besok baru UKK dengan panitia seleksi. Dengan pansel,” kata Deden.

Di sisi lain, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim berharap proses seleksi direksi BUMD menghasilkan sosok yang mampu membawa perusahaan daerah bekerja lebih profesional dan memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut Fahmi, DPRD memberikan ruang kepada Gubernur Banten beserta jajarannya untuk melakukan konsolidasi dan menjalankan proses seleksi. Namun, kinerja direksi yang nantinya terpilih akan menjadi perhatian DPRD.

“Yang kami akan evaluasi cuma satu, yaitu kami ingin menghasilkan direktur-direktur yang profesional, punya misi dan visi yang sama dengan Gubernur serta bekerja untuk rakyat Banten,” ujar Fahmi.

BACA JUGA : Gagal Ginjal Didominasi Usia Muda

Ia juga meminta calon direksi memiliki kemampuan dalam melihat dan mengembangkan berbagai potensi ekonomi maupun sumber daya alam yang dimiliki Banten.

Menurutnya, kemampuan tersebut dibutuhkan agar BUMD tidak hanya berjalan sebagai perusahaan daerah, tetapi juga mampu mendukung peningkatan pendapatan daerah.

“Direktur-direktur itu juga harus mampu menggali dan memberdayakan potensi sumber daya alam Banten yang bisa dioptimalkan, salah satunya untuk meningkatkan pendapatan daerah,” katanya.

Sementara itu, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi (Badko) Banten juga meminta agar proses perekrutan calon direksi BUMD dilakukan secara ketat.

BACA JUGA : 800 Hektare Hutan Lindung Dicaplok Tambang

Kapasitas dan integritas peserta dinilai menjadi hal penting yang harus diperhatikan dalam menentukan calon pimpinan perusahaan daerah.

Formatur HMI MPO Badko Banten Tubagus Muhamad Tri Aprilyandi mengatakan, direksi memiliki tanggung jawab besar karena berkaitan dengan pengelolaan perusahaan, keuangan, aset hingga keberlangsungan BUMD.

“Kami hanya ingin memastikan bahwa orang yang akan diberikan amanah mengelola BUMD memang benar-benar memiliki kapasitas, integritas, dan rekam jejak yang layak.

Jangan sampai menimbulkan persoalan tata kelola dalam memilih direksi baru,” tegas Tubagus. (raffi)

 

Pos terkait