ASDP Lambat Urus Ganti Rugi

Sudah 14 Hari Korban KMP Batumandi Belum Dapat Kejelasan ASDP Lambat Urus Ganti Rugi
POSKO SEPI: Suasana di Posko Terpadu Penanganan KMP Batumandi, di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Senin (02 November 2026).

BANTENRAYA.CO.ID – Sudah 14 hari berlalu sejak insiden kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi di perairan Merak, sejumlah korban masih belum mendapatkan kejelasan terkait pertanggungjawaban dan penggantian kerugian dari PT ASDP Indonesia Ferry.

Para korban mengaku kecewa kinerja ASDP yang dinilai lambat dalam mengurus proses ganti kerugian yang mereka alami.

Rudi Setiawan, salah satu korban mengaku masih terus meminta kejelasan kepada pihak ASDP Merak. Upaya tersebut dilakukan melalui penyampaian secara langsung maupun melalui media sosial.

Rudi mengatakan, hingga saat ini pihak ASDP masih menyampaikan sejumlah alasan, terutama terkait proses pendataan dan verifikasi terhadap para korban.

BACA JUGA : Inflasi Banten Capai 2,76 Persen

“Ya itulah semua pendataan, semua masih verifikasi, entah apa yang ditunggu saya enggak tahu,” katanya kepada Banten Raya, Senin (2 November 2026).

Rudi yang dikenal sebagai influencer petualang dengan nama Wa-One Adventure tersebut menjadi salah satu korban yang mengalami kerugian cukup besar.

Kendaraan miliknya ikut terbakar dan tenggelam dalam insiden tersebut. Ia memperkirakan total kerugiannya hampir mencapai Rp400 juta.

Saat ditanya mengenai kemungkinan seluruh kerugian akan diganti oleh ASDP, Rudi mengaku belum mendapatkan kepastian. Menurutnya, pihak ASDP sejauh ini hanya menyampaikan akan memberikan bantuan.

BACA JUGA : Klaim Asuransi KMP Batu Mandi Jelimet

Namun, bentuk dan besaran bantuan tersebut belum dijelaskan secara terperinci kepada para korban.

“ASDP hanya menjelaskan bantuan, saya enggak tahu bantuannya kayak gimana. Makanya kami penumpang lagi mencoba meminta penggantian yang sepantasnya,” jawabnya.

Rudi berharap ASDP dapat lebih terbuka dan bersedia mendengarkan berbagai kritik maupun saran yang disampaikan para korban KMP Batumandi dan penumpang lainnya.

Ia juga kembali mengingatkan janji pihak ASDP yang sebelumnya menyatakan akan bertanggung jawab dalam waktu tujuh hari setelah kejadian.

BACA JUGA : Budi Rustandi Kepala Daerah Tergokil

Namun, menurut Rudi, hingga memasuki hari ke-14, belum ada kejelasan mengenai penyelesaian ganti rugi yang diharapkan para korban.

“Iya dong sesuai janji dia, sedangkan Jasa Raharja sudah cepat, sebelum 14 hari mereka sudah komitmen. Sedangkan ASDP katanya cuma tujuh hari, kita sudah tunggu sampai 14 hari tidak ada kejelasan,” tegasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai perkembangan penyelesaian kerugian para korban, Manajer Humas ASDP Merak Deo Pepi Arpinkri menyampaikan bahwa persoalan tersebut bukan menjadi kewenangannya untuk memberi penjelasan.

Menurut Deo, keputusan terkait pertanggungjawaban dan penyelesaian persoalan korban merupakan kewenangan pimpinan perusahaan.

BACA JUGA : 300 PNS Kabupaten Serang Pensiun

Hingga berita ini ditulis, para korban masih menantikan kepastian dari ASDP terkait bentuk pertanggungjawaban, mekanisme bantuan, maupun penggantian kerugian akibat kebakaran KMP Batumandi. (burhan)

Pos terkait