BANTEN RAYA.CO.ID – Kelompok 71 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (Uniba) turut membantu kegiatan posyandu balita, di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.
BACA JUGA : Sosialisasi Hukum, Kegiatan Kelompok KKM Kolaborasi Uniba
Kegiatan posyandu ini dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB bertempat di Posyandu Kelurahan Mekarsari. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Kelompok KKM 71 yaitu mendampingi devisi kegiatan.
Kelompok KKM 71 membantu bidan Tuti yang sedang bertugas dan beberapa kader posyandu yaitu Nurhaiva, Dwi, Nani, Karmini dan Hikmah. Dimana kegiatan ini sangat didukung penuh oleh Sahroni, Kepala Kelurahan Mekarsari.
Selama pelaksanaan kegiatan, Kelompok KKM 71 turut membantu kegiatan posyandu seperti menimbang bayi, mengukur lingkar kepala dan tinggi badan bayi. Tim KKM kelompok 71 juga membagikan makanan 4 sehat 5 sempurna kepada balita dan anak-anak.
Pengenalan akan bahaya mengenai stuntingpun gencar dipaparkan oleh rekan-rekan Kelompok KKM 71 kepada ibu-ibu yang menghadiri kegiatan Posyandu. Stunting sendiri adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis dan stimulasi psikososial serta paparan infeksi berulang terutama dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), di mana balita memiliki panjang atau tinggi badan kurang jika dibandingkan dengan umur sebayanya.
Posyandu adalah cara pemerintah untuk memudahkan masyarakat Indonesia dalam memperoleh fasilitas kesehatan ibu dan anak. Tujuan utama posyandu untuk mencegah angka kematian ibu dan anak saat proses persalinan.
Ada beberapa kegiatan posyandu antara lain kegiatan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Imunisasi, Pemantauan gizi dan sosialisasi Stunting oleh Kelompok KKM 71. Kegiatan posyandu tersebut dapat menjadi pilihan untuk fasilitas kesehatan yang dekat dengan masyarakat, terutama untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Ada banyak sekali manfaat mengikuti posyandu, diantaranya memberikan berbagai informasi tentang ASI, MPASI, Stunting dan pencegahan penyakit. Selain itu, mengikuti posyandu juga untuk memantau tumbuh kembang anak, menghindari resiko kekurangan gizi atau gizi buruk. Kemudian hal lainnya yaitu untuk mendeteksi kelainan pada anak, ibu hamil, dan ibu menyusui, serta memberikan imunisasi yang lengkap kepada balita. ***