BANTENRAYA.CO.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa Kelompok 72 Universitas Bina Bangsa atau KKM Kelompok 72 Uniba menggelar kegiatan sosialisasi anti-bullying bersama siswa SDN Palurahan 2, Desa Palurahan, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang. Kegiatan tersebut menjadi salah satu program kerja KKM di bidang pendidikan dan penguatan karakter.
Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai bullying atau perundungan, mengenalkan berbagai bentuk perilaku bullying, serta menanamkan pentingnya sikap saling menghargai dan menghormati antarsesama. Edukasi tersebut juga diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan positif bagi seluruh peserta didik.
BACA JUGA: Kelompok 02 KKM Uniba Gelar Sosialisasi Alat Penabur Pupuk di Tembong
Kegiatan diawali dengan perkenalan antara mahasiswa KKM Kelompok 72 dan para siswa. Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan materi mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk perundungan, dampak yang dapat ditimbulkan, serta pentingnya membangun hubungan pertemanan yang sehat.
Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana dan disesuaikan dengan usia siswa sekolah dasar. Dengan pendekatan tersebut, para siswa diharapkan dapat lebih mudah memahami materi dan mengenali perilaku bullying yang mungkin terjadi di lingkungan sekitar mereka. Agar kegiatan berlangsung lebih menarik dan interaktif, mahasiswa KKM turut menggunakan sejumlah media edukatif berupa poster dan video bertema bullying dengan pesan utama “Berani Berbicara”.
Melalui media tersebut, siswa diajak mengenali contoh perilaku yang termasuk bullying sekaligus memahami langkah yang dapat dilakukan ketika melihat atau mengalami perundungan. Para siswa diberikan pemahaman untuk tidak membalas tindakan bullying dengan kekerasan, berani menyampaikan kejadian kepada guru, orang tua, atau orang dewasa yang dipercaya, serta memberikan dukungan kepada teman yang menjadi korban.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif. Para siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, serta menceritakan pemahaman mereka berdasarkan materi yang telah disampaikan.
BACA JUGA: Kelompok 12 KKM Uniba Bantu Pendataan Penyandang Disabilitas di Sukawana
Sesi tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk melihat sejauh mana materi dapat dipahami oleh para siswa. Selain itu, kegiatan diskusi diharapkan dapat meningkatkan keberanian siswa dalam berkomunikasi dan menyampaikan pendapat.
Antusiasme terlihat dari keaktifan para siswa selama mengikuti rangkaian kegiatan. Mereka turut berpartisipasi dalam diskusi dan merespons materi yang diberikan oleh mahasiswa KKM.
Melalui sosialisasi tersebut, siswa diharapkan tidak hanya mampu mengenali perilaku bullying, tetapi juga memahami dampaknya terhadap korban maupun lingkungan sekitar. Lebih dari itu, siswa diharapkan terbiasa membangun sikap saling menghargai, membantu teman, menjaga perasaan orang lain, serta berani mengambil tindakan yang tepat ketika menghadapi perundungan.
KKM Kelompok 72 Universitas Bina Bangsa berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih positif dan bebas dari perilaku perundungan. Edukasi mengenai bullying sejak usia sekolah dasar dinilai penting sebagai bagian dari upaya membentuk karakter anak yang peduli, berani, bertanggung jawab, dan menghargai sesama.
Kegiatan sosialisasi anti-bullying tersebut juga menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam bidang pendidikan dan penguatan karakter sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. KKM Kelompok 72 Universitas Bina Bangsa berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif yang memberikan manfaat bagi siswa, sekolah, serta masyarakat Desa Palurahan. ***





